Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Oknum Aparat Diduga Aniaya Tiga Pegawai SPBU di Pulogadung Jakarta Timur

Tiga pegawai SPBU 3413901 di Cipinang diduga menjadi korban penganiayaan pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Oknum Aparat Diduga Aniaya Tiga Pegawai SPBU di Pulogadung Jakarta Timur
http://www.ladbible.com
ILUSTRASI PENGANIAYAAN - Polisi masih mendalami dugaan penganiayaan terhadap tiga pegawai SPBU di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur. 

Ringkasan Berita:
  • Tiga pegawai SPBU di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, jadi korban penganiayaan.
  • Berawal dari pelaku yang ingin mengisi BBM bersubsidi.
  • Usai barcode di scan rupanya mobil yang terdaftar berbeda.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi masih mendalami dugaan penganiayaan terhadap tiga pegawai SPBU di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur.

Penyelidikan dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian sekaligus mengungkap identitas pelaku yang disebut-sebut mengaku sebagai aparat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, Polres Jakarta Timur bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya tengah mengusut kasus tersebut.

“Polres Jaktim dan Ditreskrimum PMJ sedang mendalami kejadian tersebut dan orang yang mengaku aparat,” ujarnya dalam keterangan, Selasa (24/2/2026).

Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Radjo Alriadi Harahap menyatakan pihaknya juga turun tangan dalam membantu proses pendalaman. 

Menurutnya, keterlibatan Propam untuk memastikan apakah pelaku benar anggota atau hanya mengaku sebagai aparat. 

Rekomendasi Untuk Anda

“Masih kami dalami dengan Reskrim Polrestro Jaktim terhadap pelaku pemukulan dimaksud,” katanya.

Kronologi kejadian

Sebelumnya viral tiga pegawai SPBU 3413901 di Cipinang diduga menjadi korban penganiayaan pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. 

Berawal dari pelaku yang ingin mengisi BBM bersubsidi.

Usai barcode di scan rupanya mobil yang terdaftar berbeda.

Pegawai SPBU menolak mengisikan bensin hingga memicu emosi pelaku.

Ketiga korban antara lain Ahmad Khoirul Anam, Lukmanul Hakim, dan Abud Mahmudin.

Dalam peristiwa itu, Khoirul Anam ditampar di bagian pipi. 

Lukmanul Hakim mengalami pukulan di rahang kanan.

Sedangkan Abud Mahmudin dipukul di bawah mata dan pipi hingga menyebabkan giginya copot.

Pihak SPBU langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pulogadung. 

Pihak Propam juga disebut sempat mendatangi lokasi usai kejadian

Insiden ini memicu kekhawatiran di kalangan pekerja SPBU yang sehari-hari melayani masyarakat. 

Para korban berharap adanya jaminan keamanan agar dapat kembali bekerja dengan tenang tanpa rasa takut.

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas