Kecelakaan Maut di Jakpus, Pemotor Tewas Masuk Kolong Bus Transjakarta usai Tabrak Pembatas Jalan
Kecelakaan maut yang melibatkan Bus Transjakarta dan sebuah sepeda motor Honda PCX terjadi di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
Penulis:
Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor:
Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kecelakaan maut yang melibatkan Bus Transjakarta dan sebuah sepeda motor Honda PCX terjadi di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, tepatnya di depan Sekolah BPK Penabur, Rabu (4/3/2026) malam.
Peristiwa tragis yang terjadi sekira pukul 23.30 WIB ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian setelah masuk ke kolong bus.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani menjelaskan kecelakaan bermula saat Bus Transjakarta bernomor polisi B-7049-TGX melaju dari arah Selatan di jalur khusus (busway).
"Saat bus sedang melaju di lajurnya, tiba-tiba dari arah sebelah kiri datang sepeda motor Honda PCX dengan nomor polisi B-3564-POR yang dikemudikan oleh saudara SP (23)," ujar AKBP Ojo Ruslani dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).
Menurut Ojo, pengendara motor tersebut diduga kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jalan busway (separator).
"Sepeda motor tersebut menabrak pembatas jalan Transjakarta lalu terjatuh. Karena jarak kendaraan yang sudah sangat dekat, pengemudi bus tidak dapat menghindar," jelasnya.
Nahas, pemotor yang jatuh dari motornya terpental masuk ke dalam kolong Bus Transjakarta.
Nyawa pemuda berusia 23 tahun tersebut tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Selain merenggut nyawa pengemudi, kecelakaan ini juga menyebabkan penumpang motor, Marchello Gabriel Parmahan (20), mengalami luka serius.
"Penumpang motor mengalami luka terbuka di bagian kepala dan patah tulang pada kaki sebelah kanan," tambah Ojo.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi para korban. Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk kepentingan autopsi.
Sementara rekannya, dilarikan ke RS Hermina Podomoro guna mendapatkan perawatan medis intensif.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sopir Bus Transjakarta telah dimintai keterangan oleh penyidik.
Baca juga: Kecelakaan Adu Banteng Transjakarta Koridor 13, Sopir Mengantuk Jadi Tersangka
"Status tersangka masih dalam proses penyelidikan. Kami juga telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang terlibat kecelakaan yang mengalami kerusakan," tutup AKBP Ojo Ruslani.