Jadwal Finalissima Argentina vs Spanyol: Duel Messi vs Yamal Terancam Pindah Venue Gegara Perang
Finalissima 2026 Argentina vs Spanyol terancam pindah dari Qatar akibat konflik Timur Tengah. Duel Lionel Messi vs Lamine Yamal bakal pindah lokasi.
Penulis:
Hafidh Rizky Pratama
Editor:
Dwi Setiawan
Ringkasan Berita:
- Finalissima 2026 yang mempertemukan Argentina vs Spanyol terancam pindah venue akibat konflik
- Duel ini juga dinantikan sebagai panggung adu bintang antara Lionel Messi dan wonderkid Spanyol Lamine Yamal, yang mewakili pertemuan dua generasi sepak bola dunia.
- Beberapa opsi venue alternatif muncul seperti Hard Rock Stadium (Miami), MetLife Stadium (New Jersey), Santiago Bernabeu (Madrid), hingga Wembley (London) demi memastikan laga tetap digelar.
TRIBUNNEWS.COM - Duel panas antara Lionel Messi dari Argentina dan wonderkid Spanyol Lamine Yamal di Finalissima 2026 terancam berpindah venue akibat konflik perang di Timur Tengah.
Pertandingan antar-kontinental ini, yang mempertemukan juara Copa America Argentina melawan juara Euro Spanyol, awalnya dijadwalkan pada 27 Maret 2026 di Lusail Stadium, Qatar.
Namun, situasi darurat di Qatar—yang menghentikan semua aktivitas olahraga—memaksa Conmebol dan UEFA mencari lokasi alternatif, dengan pertemuan krusial digelar Kamis ini untuk menentukan nasib laga.
Finalissima bukan sekadar trofi bergengsi, tapi juga panggung bagi Messi (38 tahun) dan Yamal (18 tahun) untuk saling adu skill.
Messi, ikon Argentina, akan memimpin La Albiceleste dalam upaya mempertahankan supremasi global, sementara Yamal—bintang muda Barcelona—diandalkan Spanyol untuk membuktikan generasi baru La Roja.
Pertandingan ini diharapkan jadi tontonan epik, mengingat Argentina pernah menang 3-0 atas Italia di edisi 2022, juga di venue netral.
Berdasarkan laporan dari Tyc Sports, konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah telah menyebabkan Qatar menerapkan status darurat, yang menghentikan seluruh kegiatan olahraga di negara tersebut.
Hal ini memengaruhi rencana awal Finalissima, yang seharusnya digelar di Lusail—stadion ikonik Piala Dunia 2022.
Selain itu, pertandingan persahabatan Argentina melawan Qatar pada 31 Maret, sebagai bagian dari Qatar Football Festival (juga melibatkan Spanyol, Mesir, Arab Saudi, dan Serbia), ikut dibatalkan karena kedekatan dengan wilayah konflik.
Meski begitu, baik Conmebol maupun UEFA bersikeras laga Finalissima tetap berjalan, dengan tanggal 27 Maret masih diupayakan dipertahankan.
Baca juga: Argentina Minim Persiapan Hadapi Piala Dunia 2026, Finalissima Lebih dari Sekedar Uji Coba
Opsi Venue Alternatif: Dari AS hingga Eropa
Dalam pertemuan Kamis ini, kedua konfederasi akan membahas venue baru yang aman dan netral. Beberapa kandidat kuat yang muncul meliputi:
- Hard Rock Stadium, Miami, AS: Muncul sebagai opsi terdepan karena netral dan populer di kalangan fans Argentina di diaspora AS.
- MetLife Stadium, New Jersey, AS: Stadion ini akan jadi tuan rumah final Piala Dunia 2026, sehingga bisa jadi tes awal bagi tim.
- Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol: Venue ikonik di Eropa, meski cenderung menguntungkan tuan rumah Spanyol.
- Wembley Stadium, London, Inggris: Pernah jadi saksi kemenangan Argentina di Finalissima 2022, menawarkan nilai historis
Opsi-opsi venue tersebut muncul karena mempertimbangkan kalender padat menjelang Piala Dunia, dengan preferensi ke venue di AS atau Eropa untuk memaksimalkan audiens global.
Finalissima Jadi Satu-Satunya Persiapan Argentina Jelang Piala Dunia 2026
Situasi ini semakin memperburuk kekhawatiran pelatih Lionel Scaloni atas minimnya persiapan Argentina menuju Piala Dunia 2026.
Finalissima kemungkinan besar menjadi satu-satunya laga uji coba tingkat tinggi bagi Messi cs sebelum debut pada 16 Juni 2026 melawan Aljazair di Piala Dunia 2026.
Rencana lain seperti duel melawan Meksiko (di Las Vegas) dan Honduras (di Miami) pada 1-10 Juni juga telah dibatalkan.
Baca tanpa iklan