Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Korban Pelecehan di KRL Jalani Visum, Ungkap Catcalling Warganet di Medsos

Korban pelecehan di KRL mengungkap proses hukum sudah berjalan sejak 10 Maret, dari laporan polisi hingga visum.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Korban pelecehan seksual di KRL mengungkap perkembangan terbaru penanganan kasusnya.
  • Ia telah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta, menjalani visum, dan kini memasuki tahap penyidikan.
  • Korban menegaskan tidak akan melepas pelaku agar tidak ada korban lain.

TRIBUNNEWS.COM - Korban pelecehan seksual di gerbong KRL yang sebelumnya viral di media sosial melalui akun Instagram @inanisaaaa_ mengungkap perkembangan terbaru penanganan kasus yang menimpanya.

Dalam unggahan terbarunya, korban menyatakan telah menempuh jalur hukum sejak 10 Maret 2026.

Proses penanganan kasus disebut sudah melalui sejumlah tahapan awal, mulai dari identifikasi, laporan resmi ke Polresta setempat, hingga pemeriksaan medis atau visum.

“Update kasus. Aku telah memproses kasus ini di jalur hukum sejak tanggal 10 Maret 2026 dan alhamdulillah sudah melalui beberapa tahapan mulai dari identifikasi awal, melapor ke polresta setempat, visum, dan dilakukan penyidikan,” tulis korban dalam unggahannya.

Ia menyebut selama proses tersebut pihak kepolisian serta petugas KAI memberikan pendampingan.

“Sejauh ini pihak KAI maupun polresta setempat sangat membantu dan mengayomi,” tulisnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Langkah hukum yang ditempuh korban menandai babak baru dalam kasus pelecehan di transportasi publik yang sebelumnya memicu perbincangan luas di media sosial.

Korban menegaskan tidak ingin menghentikan proses hukum terhadap pelaku.

Ia berharap penanganan kasus ini dapat memberikan efek jera serta mencegah kejadian serupa menimpa orang lain.

“Mohon doanya agar kasusnya bisa terselesaikan dengan baik dan pelaku bisa mendapatkan hukuman sesuai dengan UU yang berlaku,” tulisnya.

Baca juga: Sosok Pria Bertopi Viral di KRL, Wajahnya Diblacklist KCI: Panik saat Korban Teriak Pelecehan

Di tengah proses hukum tersebut, korban juga mengaku menerima dukungan luas dari masyarakat.

Dukungan datang dari orang yang dikenalnya maupun dari warganet yang sebelumnya tidak pernah bertemu dengannya.

Sejumlah orang bahkan menghubunginya untuk berbagi pengalaman sebagai korban pelecehan seksual di ruang publik.

Cerita-cerita tersebut, menurutnya, justru semakin menguatkan tekad untuk membawa kasus ini hingga tuntas.

Ia menegaskan tidak ingin membiarkan pelaku bebas tanpa pertanggungjawaban karena khawatir akan muncul korban lain di masa depan.

Alami Catcalling

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas