Kapolri Berangkatkan 4.009 Pemudik Program Mudik Gratis ke 2 Provinsi, Sopir Bus Dites Urine-Alkohol
Kapolri Listyo Sigit berangkatkan 4.009 pemudik program mudik gratis Polri presisi 2026 di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro, Rabu (18/3/2026)
Penulis:
Abdi Ryanda Shakti
Editor:
Theresia Felisiani
Ringkasan Berita:
- Kapolri Listyo Sigit berangkatkan 4.009 pemudik melalui program mudik gratis Polri presisi 2026 di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro, Rabu (18/3/2026).
- Ribuan pemudik itu berdasarkan pendaftaran yang dibuka sejak Senin (16/3/2026) lalu melalui Samsat-Samsat di masing-masing Polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
- Untuk memastikan keselamatan para pemudik, sopir yang membawa bus tersebut harus diperiksa terlebih dahulu kesehatannya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberangkatkan para pemudik melalui program mudik gratis Polri presisi 2026 di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya pada Rabu (18/3/2026).
Sigit mengatakan ada 4.009 pemudik yang ikut program ini, yang diberangkatkan ke dua provinsi yakni Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Untuk pemberangkatan kali ini ada 81 bus dan jumlah penumpangnya 4.009 masyarakat yang melaksanakan mudik," kata Sigit usai melepas pemudik.
Ia mengatakan ribuan pemudik itu berdasarkan pendaftaran yang dibuka sejak Senin (16/3/2026) lalu melalui Samsat-Samsat di masing-masing Polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Sigit mengatakan untuk memastikan keselamatan para pemudik, sopir yang membawa bus tersebut harus diperiksa terlebih dahulu kesehatannya.
"Jadi kita melakukan pengecekan mulai dari tes urine, kemudian tes alkohol, dan juga tes terkait dengan masalah obat-obatan yang mungkin bisa membahayakan," ungkapnya.
"Termasuk juga memberikan pelayanan terhadap penumpang yang juga akan melaksanakan layanan gratis tadi Pak Menkes juga langsung menyaksikan," sambungnya.
Baca juga: Mudik Dorong Gerobak Siomay Ala Edi dari Cilacap ke Pemalang: 4 Hari 4 Malam, Modal Rp 40 Ribu
Dalam kesempatan itu, Sigit juga memaparkan soal jumlah kecelakaan lalu lintas yang dilaporkan kali ini menurun 40,91 persen atau 682 kasus dibandingkan pada operasi ketupat tahun 2025 kemarin.
"Alhamdulillah mudah-mudahan angka ini bisa kita pertahankan sampai dengan selesainya rangkaian mudik dan rangkaian balik," ucapnya.
Adapun dalam kegiatan pelepasan pemudik itu dihadiri oleh sejumlah pejabat negara lainnya di antaranya Menko Polkam Jenderal TNI (purn), Djamari Chaniago, Menhub Dudy Purwagandhi dan Menkes, Budi Gunadi Sadikin.
Prediksi Puncak Arus Mudik
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus mudik dan balik pada lebaran 2026 akan terjadi masing-masing dua gelombang.
Prediksi itu dari survei jajaran Direktorat Lalu Lintas yang dilaksanakan bersama Kementerian Perhubungan serta dengan membandingkan realisasi jumlah pemudik di tahun 2025.
"Prediksi puncak arus mudik (pertama) ini kemungkinan terjadi di tanggal 14 sampai dengan 15 Maret," kata Sigit saat rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat 2026 di PTIK/STIK, Jakarta, Senin (2/3/2026).
Baca juga: Skema One Way Sepenggal Diberlakukan, Kakorlantas Optimis Mudik Lebaran Menuju Trans Jawa Lancar
Kemudian, setelah periode itu, pemerintah akan menerapkan menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 16 dan 17 Maret.
Sehingga Sigit mengatakan diperkirakan bakal terjadi puncak arus mudik gelombang kedua pada 18 dan 19 Maret.
Kemudian, Sigit mengatakan untuk puncak arus balik juga akan terjadi dalam dua gelombang, yakni gelombang pertama pada 24 dan 25 Maret.
"Prediksi puncak arus balik kedua pada 28 sampai 29 Maret dan bila diperlukan Polri akan melaksanakan operasi lanjutan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan," tuturnya.
Di sisi lain, antisipasi lonjakan juga disiapkan khususnya pengaturan arus lalu lintas di pelabuhan antara Jawa Timur dan Bali mengingat bergesekan dengan peringatan Hari Raya Nyepi jatuh bersamaan dengan Hari Raya Idulfitri 1447 H.
"Sehingga perlu adanya pengaturan penyeberangan antara Jawa Timur dengan Bali karena menghormati Hari Raya Nyepi," tukasnya.
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.