Polisi Dalami Motif Kasus Penemuan Mayat dalam Freezer di Bekasi
Warga Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi dibuat terkejut oleh penemuan jasad seorang pria.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Bobby Wiratama
Ringkasan Berita:
- Polisi menangkap dua terduga pelaku pembunuhan pria berinisial AH yang jasadnya ditemukan di dalam freezer kios ayam geprek di Kabupaten Bekasi.
- Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DS alias A dan S.
- Saat ini polisi masih melakukan pengembangan sehingga kronologi lengkap serta motif pembunuhan belum diungkap.
TRIBUNNEWS.COM - Warga Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dibuat terkejut oleh penemuan jasad seorang pria pada Sabtu (28/3/2026).
Pria yang diketahui berinisial AH (39) itu ditemukan bukan di jalan atau area terbuka, melainkan di dalam freezer sebuah kios ayam geprek.
Akhirnya, dua terduga pelaku dalam kasus ini berhasil ditangkap oleh Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim membenarkan penangkapan tersebut.
“Sudah, dua orang pelakunya sudah kami tangkap,” ujar AKBP Abdul Rahim dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).
AKBP Abdul Rahim menyebut, dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DS alias A dan S.
Menurutnya, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah jasadnya disimpan di dalam freezer.
“Korban disimpan dalam freezer dengan kondisi tanpa tangan dan kaki,” ucapnya.
Ia menyebut, saat ini polisi masih melakukan pengembangan sehingga kronologi lengkap serta motif pembunuhan belum diungkap.
“Sedang dilakukan pengembangan,” tuturnya.
Baca juga: Heboh di Bekasi, Mayat Pria Disimpan di Freezer Ayam Geprek, Terakhir Terlihat Malam Takbiran
Kronologi Penemuan Mayat
Sebelumnya, pemilik kios ayam geprek berinisial AL mengungkapkan awal mula penemuan jasad korban.
Ia mengaku sedang mudik Lebaran dan meninggalkan kios dalam penjagaan korban yang bekerja sebagai petugas freelance.
Menurut AL, dua karyawan lain juga pulang kampung sehingga korban menjaga kios seorang diri.
AL sempat menghubungi karyawannya pada Jumat (27/3/2026) untuk memastikan kesiapan operasional kios yang rencananya kembali dibuka pada Sabtu (28/3/2026).
Baca tanpa iklan