2 PRT Lompat dari Lantai 4 Kos di Benhil, Diduga Tak Tahan Perlakuan Majikan
Dua PRT lompat dari lantai 4 kos Benhil, satu tewas, satu luka. Polisi dalami dugaan perlakuan majikan.
Penulis:
Reynas Abdila
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Dua PRT perempuan nekat melompat dari lantai 4 kos di Bendungan Hilir, Jakpus, Rabu (22/4/2026) malam.
- R tewas, D patah tangan.
- Polisi menduga korban kabur karena tak betah, diperkuat kesaksian PRT lain soal majikan galak.
- Kasus masih diselidiki untuk memastikan motif dan kemungkinan perlakuan tak pantas
TRIBUNNEWS.COM - Peristiwa dua pekerja rumah tangga (PRT) terjun dari lantai empat bangunan indekos di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat diduga karena perlakuan tak pantas majikannya.
Kedua korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan inisial R dan D.
Di lokasi korban melompat juga terlihat sejumlah tas yang diduga milik korban.
R dilaporkan meninggal dunia, sedangkan D mengalami luka patah tangan usai melompat.
Baca juga: Polisi Dalami Kronologi Insiden 2 PRT Lompat dari Kos di Benhil Jakpus
Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menuturkan dugaan awal korban kabur lantaran tak betah.
Menurut keterangan sementara bahwa korban merasa bahwa majikannya galak.
"Orang itu (korban) katanya enggak betah jadi berdua loncat dari lantai 4," kata Roby kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).
Pihak kepolisian telah menggali informasi dari saksi lainnya yang juga PRT.
Dugaan majikan galak pun datang dari saksi tersebut.
“Dari PRT yang lain demikian," ungkap dia.
AKBP Roby belum mengetahui apakah korban kerap disiksa hingga nekat terjun.
“(Saksi) nggak ngomong suka disiksa tapi galak begitulah sadis lah, galak lah, itu bisa dengan omongan, bisa juga dengan tindakan, kita juga belum tahu karena belum selesai pemeriksaan," imbuhnya.
Diketahui dua orang pekerja rumah tangga (PRT) terjun bebas dari lantai 4 bangunan indekos di wilayah Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat terjadi pada Rabu (22/4/2026) malam.
Satu di antara PRT tersebut dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Informasi yang diperoleh, bangunan tersebut difungsikan tiga lantai sebagai kosan.
Baca tanpa iklan