Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kebakaran Apartemen di Jakarta Barat, Saksi Sempat Padamkan Api Pakai APAR Tapi Malah Membesar

Fakta baru terungkap dalam peristiwa kebakaran yang melanda Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kebakaran Apartemen di Jakarta Barat, Saksi Sempat Padamkan Api Pakai APAR Tapi Malah Membesar
Tribunnews.com/Reynas Abdila
KEBAKARAN - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. Ia mengungkapkan peristiwa kebakaran di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026) pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Saksi sempat mencoba memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan
  • Kerja keras tim gabungan membuahkan hasil, di mana si jago merah berhasil dijinakkan dalam waktu yang relatif singkat
  • Sebanyak 87 orang berhasil dievakuasi dari gedung berlantai 35 tersebut

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Fakta baru terungkap dalam peristiwa kebakaran yang melanda Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026) pagi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengungkapkan api sebenarnya sempat berusaha dipadamkan secara mandiri oleh saksi mata di lokasi saat pertama kali muncul sekira pukul 07.00 WIB.

Saksi yang berada di sekitar basement lobi utama mencoba memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

"Saksi melihat dan mencoba memadamkan dengan APAR, tetapi api semakin membesar," ujar Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan.

Lantaran api terus menjalar, petugas akhirnya mengerahkan 25 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Kerja keras tim gabungan membuahkan hasil, di mana si jago merah berhasil dijinakkan dalam waktu yang relatif singkat.

Baca juga: Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar: Pesan Darurat dari Lantai 23 Bantu Evakuasi Ayah-Bayi

"Sekira 30 menit kemudian api dapat dipadamkan," lanjutnya.

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun Polda Metro Jaya, sebanyak 87 orang berhasil dievakuasi dari gedung berlantai 35 tersebut.

Berbeda dengan laporan awal yang menyebutkan sesak napas biasa, kepolisian mengategorikan kondisi para korban dalam beberapa klasifikasi luka.

"Sebagian mengalami luka-luka ringan maupun luka sedang. Sekarang sudah dirujuk ke beberapa rumah sakit, yakni RS Tarakan, RS Pelni, RS Royal Taruma, dan RS Siloam Kebon Jeruk," jelas Budi.

Baca juga: Apartemen di Kawasan Tanjung Duren Jakbar Kebakaran, Penghuni Dievakuasi Pakai Tangga Darurat

Selain rujukan ke rumah sakit, tim medis di lapangan juga memberikan penanganan darurat berupa terapi oksigen bagi penghuni yang terdampak kepulan asap pekat.

Sebelumnya, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menjelaskan titik api berasal dari panel listrik di basement.

Meski api sudah padam dalam waktu singkat, asap tebal terlanjur masuk ke rongga jalur kabel hingga membubung ke lantai atas.

Asap dilaporkan sempat mengepung gedung hingga lantai 33, sehingga proses evakuasi dilakukan melalui tangga darurat karena fasilitas lift dinonaktifkan demi alasan keamanan.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada unit hunian yang terbakar langsung dalam insiden ini.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas