Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sandiaga Uno Ajak Ibu Rumah Tangga Manfaatkan Teknologi untuk Perluas Pasar

Sandiaga Uno melalui Yayasan Indonesia Setara menggelar pelatihan kewirausahaan bagi UMKM.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Sandiaga Uno Ajak Ibu Rumah Tangga Manfaatkan Teknologi untuk Perluas Pasar
HO/IST
PELATIHAN WIRAUSAHA - Sejumlah ibu-ibu mengikuti pelatihan kewirausahaan berbasis UMKM yang digelar Yayasan Indonesia Setara (YIS) di Tamini Square, Pinang Ranti, Jakarta Timur pada 31 Maret 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Sandiaga Uno melalui Yayasan Indonesia Setara menggelar pelatihan kewirausahaan bagi UMKM untuk meningkatkan keterampilan dan adaptasi teknologi digital.
  • Materi pelatihan mencakup manajemen usaha, pemasaran digital, legalitas (NIB dan halal), serta pemanfaatan AI untuk mendukung strategi bisnis.
  • Peserta merasakan dampak langsung, mulai dari inovasi produk hingga peningkatan penjualan melalui pemanfaatan teknologi dan marketplace.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga pendiri Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Uno, menggelar pelatihan kewirausahaan bagi UMKM, di Tamini Square, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Kamis (31/4/2026). 

Sandiaga menerangkan, bahwa pelatihan bagi UMKM dibutuhkan agar selain lebih terampil, para pelakunya juga diharapkan dapat beradaptasi dengan teknologi informasi yang kian berkembang.

Ia menuturkan bahwa tujuan digelarkan pelatihan ini adalah dampak sosial dari usaha kecil agar bisa naik kelas.

"Yang kita kejar adalah dampak sosial dan pertumbuhan bersama. Dari usaha kecil yang naik kelas, akan lahir peluang kerja baru,” ujar Sandiaga dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali pengetahuan mulai dari manajemen usaha, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran digital.

Pendampingan juga mencakup pengurusan legalitas seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Sandiaga, pendekatan ini penting agar pelaku UMKM tidak hanya mampu memulai usaha, tetapi juga menjaga keberlanjutannya.

"Dengan strategi diversifikasi produk dan penguasaan marketplace, UMKM diharapkan mandiri, tetapi juga tumbuh dan berdampak bagi masyarakat," katanya.

Salah satu peserta pelatihan, Siti Rahmadani yang juga pelaku UMKM, menyebut kegiatan ini membantu dirinya menemukan menu baru untuk dijual. 

Satu diantaranya adalah dimsum mentai dan thai dessert.

"Pelatihannya seru banget. Sebelumnya saya sudah berjualan, tapi ini menu baru. Masyaallah, baru beberapa menit open PO sudah ada yang pesan 700 pieces," ujar Siti.

Menurutnya pelatihan ini bukan sekadar belajar resep baru. 

Tapi dirinya juga untuk pertama kali mencoba memanfaatkan teknologi digital dalam berjualan yakni melalui kecerdasan buatan atau AI.

"Saya juga belajar bikin poster lewat ChatGPT. Ternyata cepat dan mudah, hasilnya malah lebih bagus," katanya.

Sementara Laily yang merupakan ibu rumah tangga, kini telah membuka usaha menjadi wirausaha, dengan modal memanfaatkan AI untuk strategi pemasaran. 

"Hari ini jadi tahu cara buatnya. Bahkan diajarkan juga pakai AI untuk pemasaran. Setelah pelatihan, saya kirim ke grup WhatsApp, langsung ada yang pesan," ucap Laily.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas