Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Persoalan Sampah di Jakarta Tak Kunjung Tuntas, Sekolah Kini Ikut Dilibatkan

Pemprov DKI perluas Gerakan Pilah Sampah ke sekolah dan keluarga, dorong perubahan perilaku serta pengelolaan e-waste.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Persoalan Sampah di Jakarta Tak Kunjung Tuntas, Sekolah Kini Ikut Dilibatkan
Kompas.id/Aguido Adri
SAMPAH DI BANTARGEBANG -Pemprov DKI perluas Gerakan Pilah Sampah ke sekolah dan keluarga, dorong perubahan perilaku serta pengelolaan e-waste. 

Ringkasan Berita:
  • Pemprov DKI memperluas Gerakan Pilah Sampah dari Sumber ke sekolah dan keluarga sesuai Ingub No. 5/2026. 
  • Gubernur Pramono menekankan perubahan perilaku masyarakat sebagai kunci. 
  • DLH menyebut program masih tahap awal, fokus membangun kebiasaan. 
  • Sekolah juga didorong kelola sampah elektronik, sejalan dengan edukasi lingkungan

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana memperluas Gerakan Pilah Sampah dari Sumber hingga ke lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah di Jakarta.

Program tersebut akan melibatkan siswa tingkat SMP dan SMA sesuai dengan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Diketahui, volume sampah di Jakarta telah menembus sekitar 9.000 ton per hari, menjadikannya masalah darurat yang membebani kapasitas TPST Bantargebang.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan fasilitas pengolahan, tetapi juga perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya.

“Mengenai pelibatan siswa SMA, SMP, dan sebagainya untuk pemilahan sampah sesuai dengan Ingub Nomor 5 Tahun 2026, itu menjadi hal yang paling mendasar,” ujar Pramono.

Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam upaya pengurangan sampah.

Rekomendasi Untuk Anda

“Karena yang paling penting adalah mengubah behavior, merubah karakter, mengubah cara, mengubah sifat orang dalam penanganan sampah,” ujarnya.

Selain menyasar sekolah, program pemilahan sampah juga akan diperluas ke lingkungan keluarga.

“Bahkan, kami sekarang sedang mempersiapkan bukan hanya melibatkan anak-anak SMP dan SMA, tetapi ini sudah menjadi kebutuhan keluarga untuk pilah sampah,” tuturnya.

Pramono menilai pemilahan sampah dari sumber dapat mempermudah proses pengolahan lebih lanjut, termasuk untuk kebutuhan kompos, biopori, maupun fasilitas pengolahan sampah menjadi energi.

“Dengan pilah sampah, maka persoalan untuk supply nanti ke pembangkit listrik tenaga sampah semakin mudah. Yang kedua juga bisa digunakan untuk kompos atau biopori, atau apapun yang akan kami kembangkan di Ciangir,” kata Pramono.

Ia menambahkan penanganan sampah akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perubahan perilaku hingga penguatan sistem pengelolaan.

“Sehingga dengan demikian, penanganannya tidak setengah-setengah, penanganannya secara menyeluruh. Dan kami akan lakukan itu,” tegasnya.

Pemilahan Sampah Masih Tahap Awal

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Dudi Gardesi Asikin mengatakan Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber yang diluncurkan pada pertengahan Mei 2026 masih berada dalam tahap awal pelaksanaan.

Menurut Dudi, hingga kini belum terdapat data yang menunjukkan dampak signifikan terhadap pengurangan volume sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang.

Sesuai Minatmu
Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas