Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pramono: Ketimpangan Kaya-Miskin Jadi Problem Utama Jakarta, Pendidikan Solusinya

Pramono Anung mengakui ketimpangan antara masyarakat kaya dan miskin masih menjadi persoalan utama di Jakarta.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pramono: Ketimpangan Kaya-Miskin Jadi Problem Utama Jakarta, Pendidikan Solusinya
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow
IKON BARU JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam jumpa pers di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (10/5/2026). Pramono Anung bakal menjadikan Jalan Rasuna Said yang berlokasi di kawasan Segitiga Emas Kuningan sebagai ikon baru kota Jakarta. 

Ringkasan Berita:
  • Pramono Anung mengakui ketimpangan sosial atau rasio gini masih menjadi persoalan utama di Jakarta karena banyak orang kaya tercatat membayar pajak di ibu kota.
  • Menurutnya, kondisi itu membuat perbandingan kaya dan miskin di Jakarta tetap tinggi.
  • Untuk mengurangi ketimpangan, Pemprov DKI akan melanjutkan program Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul. 
  • Pramono menilai pendidikan menjadi kunci utama untuk menekan kesenjangan sosial di ibu kota.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengakui ketimpangan antara masyarakat kaya dan miskin masih menjadi persoalan utama di Jakarta.

Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri Deklarasi Gerakan Pilah Sampah sekaligus Pencanangan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta di Plaza Festival, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026).

Menurut Pramono, tingginya ketimpangan di Jakarta dipengaruhi banyaknya orang kaya yang tercatat dan membayar pajak di ibu kota.

“Problem utama Jakarta adalah Gini Ratio, perbandingan kaya miskin yang masih tinggi, karena tidak bisa dipungkiri hampir semua orang kaya di republik ini bayar pajak rumah dan sebagainya pasti di Jakarta,” kata Pramono.

“Itulah yang menyebabkan perbandingan kaya miskinnya cukup tinggi,” sambungnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sejumlah program di bidang pendidikan.

Rekomendasi Untuk Anda

Pramono menyebut program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) akan terus dijalankan.

Selain itu, Pemprov DKI juga berencana meluncurkan program LPDP Jakarta untuk membiayai pelajar melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Maka KJP, KJMU, sebentar lagi kami juga akan meluncurkan LPDP Jakarta untuk anak-anak Jakarta bisa sekolah di luar negeri yang disponsori sepenuhnya scholarship-nya dari Pemerintah DKI Jakarta,” jelasnya.

Pramono meyakini pendidikan menjadi salah satu cara untuk menekan ketimpangan sosial di Jakarta.

“Karena saya yakin hanya dengan pendidikan lah Gini Ratio atau ketimpangan tadi bisa diatasi,” tandasnya.

Angka kemiskinan di Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dalam rapat paripurna penyampaian pidato gubernur terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Tahun 2025 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (20/4/2026) lalu mengurasi angka kemiskinan di Jakarta.

Rano menyebut pada periode September 2025 tingkat kemiskinan di Jakarta tercatat sebesar 4,03 persen.

Angka tersebut turun 0,11 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Pada periode September 2025, Tingkat Kemiskinan Jakarta tercatat sebesar 4,03 persen. Angka ini menurun 0,11 persen dibandingkan periode September 2024,” ujar Rano, Senin.

Menurut Rano, penurunan angka kemiskinan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain pertumbuhan ekonomi yang dinilai tetap kuat, stabilitas harga yang terjaga, serta meningkatnya aktivitas ekonomi, khususnya di sektor padat karya.

Untuk menekan angka kemiskinan, Pemprov DKI menempatkan sektor pendidikan dan program perlindungan sosial sebagai prioritas utama.

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas