Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polda Metro Bongkar Penadah Ribuan Motor Selundupan ke Luar Negeri

Menurutnya peran dari tersangka ini sebagai Direktur PT Indobaik 26 dengan berbagai dugaan tindak pidana. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Polda Metro Bongkar Penadah Ribuan Motor Selundupan ke Luar Negeri
Tribunnews.com/Reynas Abdila
MOTOR SELUNDUPAN - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkap kasus dugaan penadahan gelap kendaraan bermotor di sebuah gudang wilayah kawasan Jalan Kemandoran 8 Nomor 6, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026). Motor tersebut diseludupkan ke luar negeri. 

Ringkasan berita

  • Polda Metro Jaya membongkar dugaan penadahan dan penyelundupan kendaraan bermotor ilegal di gudang kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
  • Polisi mengamankan 1.494 sepeda motor, terdiri dari 957 unit utuh dan 537 unit yang sudah dipereteli untuk dikirim ke luar negeri,
  • Satu tersangka berinisial WS, Direktur PT Indobaik 26, telah ditetapkan.
  • Ia diduga terlibat penadahan, pemalsuan dokumen fidusia, pencucian uang, hingga pelanggaran perlindungan data pribadi.
  • Polisi menyebut kendaraan yang dikumpulkan tanpa dokumen sah lalu disamarkan agar mudah diselundupkan ke pasar internasional.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar kasus dugaan penadahan gelap kendaraan bermotor yang diseludupkan ke luar negeri.

Sebanyak 1.494 unit sepeda motor dari dua merk besar disimpan di sebuah gudang wilayah kawasan Jalan Kemandoran 8 Nomor 6, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan dari hasil pengungkapan awal pihaknya telah menetapkan satu tersangka inisial WS.

Menurutnya peran dari tersangka ini sebagai Direktur PT Indobaik 26 dengan berbagai dugaan tindak pidana. 

"Kita melaksanakan konferensi pers pengungkapan dugaan tindak pidana penadahan, pemalsuan dokumen fidusia, pengalihan objek jaminan fidusia tanpa persetujuan tertulis penerima fidusia, termasuk dugaan ilegal akses dan pelanggaran perlindungan data pribadi," katanya saat konferensi pers di gudang TKP, Senin (11/6/2026).

Dari hasil pendalaman penyelidikan Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya bahwa gudang tersebut diduga menjadi tempat penampungan ribuan kendaraan bermotor sebelum dikirim secara ilegal ke luar negeri.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sejumlah negara tujuan yang teridentifikasi antara lain Tahiti dan Togo," imbuhnya.

Total barang bukti yang diamankan antara lain 957 unit sepeda motor ditemukan dalam kondisi utuh. 

Sedangkan 537 unit lainnya sudah dalam kondisi terurai atau dibongkar menjadi komponen-komponen.

"Praktik ilegal yang dilakukan tersangka berupa pembelian, penampungan, dan penguasaan kendaraan bermotor yang patut diduga berasal dari hasil kejahatan," jelasnya.

Kendaraan-kendaraan tersebut dikumpulkan untuk diselundupkan ke pasar internasional tanpa dokumen kepemilikan yang sah. 

enin (11/5/2026). Motor tersebut d
Polda Metro mengungkap kasus dugaan penadahan gelap kendaraan bermotor di sebuah gudang wilayah kawasan Jalan Kemandoran 8 Nomor 6, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026). Motor tersebut diseludupkan ke luar negeri. (Tribunnews.com/Reynas Abdila)

Adapun Kombes Budi menerangkan komponen dipereteli agar lebih mudah dikemas dan disamarkan saat proses pengiriman.

Pihaknya menilai praktik penadahan dan penyelundupan kendaraan ini menjadi ancaman serius bagi keamanan masyarakat. 

Tersangka WS tidak bisa menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan bermotor yang sudah melekat terhadap kendaraan tersebut.

Ancaman Pidana 4 Tahun

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas