Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sapi Kurban Presiden Prabowo di Tangsel: Panjul Berbobot 1 Ton dan Bernilai Rp120 Juta

Sapi Panjul milik peternak Tangsel terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto menjelang Iduladha 2026.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Sapi Kurban Presiden Prabowo di Tangsel: Panjul Berbobot 1 Ton dan Bernilai Rp120 Juta
HO/IST
SAPI KURBAN - Sapi Panjul milik peternak Tangsel terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto menjelang Iduladha 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Sapi Panjul milik Muhammad Zamroni di Ciputat, Tangsel, terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto jelang Iduladha 2026. 
  • Berbobot 1.050 kg dengan harga Rp120 juta, Panjul dirawat khusus dengan pendampingan dinas peternakan.
  • Daging kurban akan disalurkan lewat Masjid Darul Hikmah Pamulang

TRIBUNNEWS.COM - Seekor sapi ternak milik peternak di Tangerang Selatan terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto menjelang Iduladha 2026.

Sapi bernama Panjul tersebut dimiliki Muhammad Zamroni Maqribie, pemilik Maqribir Farm di kawasan Ciputat. Ia mengaku tidak menyangka sapi peliharaannya lolos seleksi sebagai hewan kurban presiden.

“Awalnya saya tidak tahu, tiba-tiba dapat info dari dinas kalau Pak Presiden mau kurban. Alhamdulillah saya memberanikan diri dengan bismillah, ternyata uji lolos semua,” ujar Muhammad Zamroni Maqribie, Selasa (19/5/2026).

Panjul menjadi perhatian warga sekitar karena memiliki ukuran tubuh besar dan postur tegap. Sapi tersebut terakhir tercatat memiliki bobot sekitar 1.050 kilogram pada April 2026.

Dengan ukuran tersebut, Panjul dibanderol dengan harga sekitar Rp120 juta.

“Bobotnya 1.050 kilo waktu April lalu, harga jualnya Rp120 juta,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut pemiliknya, perawatan Panjul dilakukan secara rutin dan mendapat pendampingan dari dinas peternakan setempat. Perawatan meliputi pengaturan pola makan, pemberian jamu, hingga pemantauan kesehatan berkala.

“Ada perawatan khusus. Kondisinya kita kasih jamu, karena kita enggak bisa nangani sendiri, kita panggil dinas. Kebetulan sebulan dua kali dinas datang ke kami,” ungkapnya.

Baca juga: Arjuna Sapi Kurban Presiden Prabowo di Jembrana Selalu Mandi Air Hangat Campur Garam

Panjul merupakan sapi jenis Pegon Cross atau yang disebut pemiliknya sebagai “pegontros”.

Sapi tersebut berasal dari Pare, Kediri, Kediri dan telah dipelihara sejak masih kecil.

Muhammad mengatakan Panjul kini berusia sekitar tiga tahun. Ia mendapatkan sapi tersebut dari rekannya di Kediri sebelum akhirnya dibawa ke Tangerang Selatan untuk dirawat dan dibesarkan.

Di balik tubuh besarnya, Panjul juga memiliki cerita unik terkait asal-usul namanya. Pemilik mengaku sempat kesal karena sapi tersebut pernah mogok makan selama hampir dua tahun masa perawatan.

“Saya kesel sama beliau kalau makan becanda. Waktu usia dua tahun dia enggak mau makan, mandek makan,” katanya sambil tertawa.

Menurutnya, setelah dipanggil dengan nama “Panjul”, sapi tersebut justru kembali berdiri dan mulai makan lagi. Sejak saat itu nama tersebut terus digunakan hingga sekarang.

Rencananya, sapi bantuan Presiden RI itu akan dibawa ke rumah pemotongan hewan sebelum daging kurban didistribusikan kepada masyarakat melalui Masjid Darul Hikmah di Pamulang, Tangerang Selatan.

Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com dengan judul Cerita di Balik Sapi Rp120 Juta Milik Warga Tangsel yang Terpilih untuk Kurban Presiden Prabowo

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas