Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kebakaran Hebat di Kemayoran Diduga Dipicu Ledakan Gas Warung Makan

Kebakaran hebat melanda pemukiman padat di Kemayoran Jakarta Pusat. Api diduga dipicu ledakan tabung gas dari sebuah warung makan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kebakaran Hebat di Kemayoran Diduga Dipicu Ledakan Gas Warung Makan
Tribunnews.com/Alfarizy Ajie Fadhillah
KEBAKARAN KEMAYORAN – Petugas Gulkarmat Jakarta Pusat dibantu warga berjibaku memadamkan kobaran api dalam kebakaran pemukiman padat di kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026) malam. Sebanyak 35 unit armada mobil pemadam dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah yang diduga dipicu oleh ledakan tabung gas dari salah satu warung makan. 

Ringkasan Berita:
  • Permukiman padat penduduk di Kebon Kosong Kemayoran diamuk si jago merah.
  • Dugaan awal penyebab kebakaran dipicu oleh ledakan tabung gas warung makan.
  • Sebanyak 35 unit mobil pemadam dan 106 personel diterjunkan ke lokasi.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat masih berjibaku memadamkan api yang menghanguskan pemukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, RT 02 RW 05, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, hingga Senin (1/6/2026) pukul 23.30 WIB.

Berdasarkan informasi terbaru di lapangan, dugaan awal penyebab petaka ini berasal dari salah satu warung makan di area tersebut.

Menurut keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, kobaran api pertama kali terlihat membubung tinggi dari tempat usaha kuliner tersebut.

Warga setempat mengaku sempat mendengar suara ledakan cukup keras yang diduga kuat bersumber dari tabung gas sebelum api menjalar ke bangunan lain.

Masyarakat sekitar sebenarnya sudah berupaya melakukan penanganan awal menggunakan alat seadanya. Namun, amukan api merembet dengan sangat cepat di area padat tersebut sehingga upaya mandiri warga tidak membuahkan hasil.

"Tadi katanya dari warung makan, ada suara ledakan (diduga gas). Warga sini sebenarnya sudah sempat bantu siram pakai alat seadanya, tapi api cepat sekali merembet karena di sini banyak bangunan semi permanen," ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Rekomendasi Untuk Anda

Kondisi tersebut diperparah oleh material bangunan di kawasan pemukiman yang mayoritas berbahan kayu dan triplek, sehingga dengan cepat menjadi bahan bakar yang meluaskan rambatan api ke rumah-rumah tinggal sekitarnya.

Data dari papan pantau tim Damkar Jakarta Pusat menunjukkan adanya peningkatan kekuatan personel secara berkala guna melokalisir titik api di sekitar Masjid Jami Al-Ihsan.

Sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan total 106 personel kini telah dikerahkan secara masif ke pusat visual kebakaran.

Baca juga: 5 Fakta Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua: Videonya Viral, 5 Orang Tewas, dan Rumah Hancur 

Di lokasi, sejumlah personel kepolisian beserta barisan warga juga tampak bahu-membahu membantu petugas menjinakkan si jago merah.

Kendati demikian, upaya pemadaman mengalami kendala serius di lapangan karena akses masuk menuju titik api didominasi oleh gang-gang yang sempit.

Hal ini diperparah oleh kerumunan warga yang menonton kejadian sehingga menghambat pergerakan armada serta penggelaran selang air petugas.

KEBAKARAN KEMAYORAN – Pantauan udara memperlihatkan kobaran api yang membakar permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026) malam. Petugas mengerahkan 33 unit mobil pemadam kebakaran dan 100 personel untuk mengendalikan kebakaran serta mencegah api meluas ke bangunan sekitar.
KEBAKARAN KEMAYORAN – Pantauan udara memperlihatkan kobaran api yang membakar permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026) malam. Petugas mengerahkan 33 unit mobil pemadam kebakaran dan 100 personel untuk mengendalikan kebakaran serta mencegah api meluas ke bangunan sekitar. (Tangkapan layar media sosial)

Perwira Piket Damkar Jakarta Pusat, Yuli Sahroni, mengonfirmasi bahwa hingga menjelang tengah malam status kebakaran di kawasan Kemayoran ini masih dalam "Situasi Merah".

Petugas di lapangan saat ini masih memprioritaskan proses lokalisir hambatan api agar dampaknya tidak meluas ke wilayah RW sebelah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa tersebut.

Namun, sejumlah petugas medis beserta armada ambulans telah bersiaga penuh di perimeter luar untuk mengantisipasi adanya warga atau petugas yang mengalami sesak napas akibat kepungan asap tebal di pemukiman padat tersebut.

Baca juga: Insiden Tragis Idul Adha: Tersambar Api saat Bakar Sate, Dapur Kebakaran Ketika Masak Daging Kurban 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas