Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Asap Tebal Muncul saat Pendemo Bakar Ban di Salemba Jakpus, Polisi: dari APAR bukan Gas Air Mata

Keributan sempat terjadi saat aksi demo yang digelar di Jalan Salemba Raya tepatnya di dekat Halte TransJakarta Paseban, Jakarta Pusat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Asap Tebal Muncul saat Pendemo Bakar Ban di Salemba Jakpus, Polisi: dari APAR bukan Gas Air Mata
HO/IST
AKSI DEMO - Asap cukup tebal muncul saat pendemo di kawasan Salemba, Jakarta Pusat sempat membakar ban pada Jumat (12/6/2026) malam. Polisi menegaskan asap itu dari api yang diapadamkan dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan api, bukan dari gas air mata. (Ho - istimewa). 
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Massa aksi sempat membakar ban dalam demonstrasi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.
  • Polisi menegaskan asap tebal yang viral berasal dari APAR untuk memadamkan api, bukan gas air mata.
  • Situasi berhasil dikendalikan dengan cepat dan tidak ada peserta aksi yang diamankan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi bakar ban mewarnai demo yang dilakukan oleh sejumlah elemen di kawasan Salemba, Jakarta Pusat pada Jumat (12/6/2026) malam.

Aksi itu pun sempat viral dengan memperlihatkan asap yang cukup tebal dan sejumlah orang yang panik berhamburan di lokasi.

Namun, pihak kepolisian memastikan asap tebal itu berasal dari Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan api, bukan dari gas air mata.

Baca juga: Massa Pendemo Sempat Bakar Ban saat Aksi di Jalan Salemba Raya Jakarta, Kini Sudah Kondusif

"Betul asap dari APAR, tidak ada penggunaan gas air mata dalam pengamanan aksi unjuk rasa baik di DPR, di Dukuh Atas, Bundaran HI, maupun di Salemba," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Hery Saputra kepada wartawan, Jumat.

Ia mengatakan jika saat ini kondisi dan situasi di Salemba sudah terkendali setelah aparat pengamanan langsung memadamkan api tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saat ini keadaannya sudah kondusif atau terkendali. Sampai saat ini belum ada yang diamankan," tuturnya.

Untuk informasi, keributan sempat terjadi saat aksi demo yang digelar di Jalan Salemba Raya tepatnya di dekat Halte TransJakarta Paseban, Jakarta Pusat pada Jumat (12/6/2026) malam.

Syukron, seorang warga penjaga warung di dekat lokasi mengatakan kejadian keributan itu disertai dengan bakar-bakaran di tengah jalan.

"Jam 9 malam tadi kalau ga salah. Itu orang demo, terus bakar ban," kata Syukron saat ditemui Tribunnews.com, Jumat malam.

Namun, ia tak mengetahui persis massa pendemo yang melakukan hal tersebut berasal dari mana. 

Hanya saja massa aksi juga membawa spanduk bertuliskan 'Revolusi NKRI Harga Mati. BBM, Dolar Naik. Kembalikan TNI ke Barak. Hentikan MBG'.

Yang Syukron tahu hanya tiba-tiba ada api yang menyala dari ban yang dibakar di lokasi. 

"Iya tadi pas dipadamin sama petugas itu asepnya ngepul gitu," tuturnya.

Meski begitu, aksi itu tak terlalu lama dan bisa ditangani secara cepat oleh aparat keamanan di lokasi. 

 

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas