Diduga Dendam, Pria di Kemayoran Tewas Ditikam Tetangganya
Pria 35 tahun di Kemayoran tewas ditikam tetangganya sendiri. Polisi menangkap pelaku dan mendalami dugaan motif dendam.
Penulis:
Danang Triatmojo
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
- Seorang pria berinisial AJ (35) tewas setelah ditikam tetangganya sendiri di Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat.
- Polisi telah menangkap terduga pelaku berinisial TA (23) dan mengamankan pisau yang diduga digunakan dalam penusukan.
- Motif sementara diduga terkait dendam pribadi, namun penyidik masih mendalami kemungkinan adanya unsur perencanaan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Seorang pria berinisial AJ (35) tewas setelah diduga ditikam oleh tetangganya sendiri di kawasan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).
Korban mengalami dua luka tusuk dan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Kapolsek Kemayoran, Kompol Agung Ardiyansyah, mengatakan polisi telah mengamankan terduga pelaku berinisial TA (23) beserta barang bukti berupa sebilah pisau.
"Sekarang masih proses penyelidikan, BAP dari para saksi. Diduga pelaku atas nama TA sudah ditangkap, barang bukti berupa pisau," kata Agung saat dikonfirmasi.
Penyidik kini memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi dan motif di balik peristiwa tersebut.
Polisi Dalami Dugaan Motif Dendam
Kepolisian mengungkap dugaan sementara bahwa pelaku memiliki persoalan pribadi dengan korban.
"Masih pendalam apakah ada unsur perencanaaan. Motif dendam," ujar Agung.
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan adanya unsur pembunuhan berencana dan masih mendalami seluruh keterangan saksi serta barang bukti yang telah diamankan.
Baca juga: Map, iPad hingga Panci: Deretan Pencurian Tak Biasa di Berbagai Kota yang Bikin Heboh
Viral di Media Sosial
Kasus penusukan ini sempat menjadi perbincangan di media sosial setelah beredar narasi yang menyebut peristiwa tersebut terjadi di hadapan anak korban.
Informasi lain yang beredar menyebut pelaku diduga menyimpan sakit hati setelah korban meninggalkannya di sebuah pondok pesantren di Garut, Jawa Barat.
Namun, hingga kini polisi masih memverifikasi berbagai informasi tersebut sebagai bagian dari proses penyelidikan dan belum menjadikannya sebagai kesimpulan resmi.
Polisi memastikan proses penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap secara utuh motif serta kemungkinan unsur perencanaan dalam kasus penusukan yang menewaskan AJ di Kemayoran tersebut.