Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Saat Pandemi Covid-19, Gus Jazil: Calon Kepala Daerah Harus Menerapkan Protokol Kesehatan

Pandemi yang terjadi telah menggangu seluruh proses kehidupan masyarakat termasuk pelaksanaan Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020.

Pilkada Saat Pandemi Covid-19, Gus Jazil: Calon Kepala Daerah Harus Menerapkan Protokol Kesehatan
Humas MPR RI
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, di tengah-tengah acara HUT MPR ke-75, Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Sabtu (29/8/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 hingga saat ini belum bisa diatasi dan dikendalikan penularannya.

Pandemi yang terjadi telah menggangu seluruh proses kehidupan masyarakat termasuk pelaksanaan Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, di tengah-tengah acara HUT MPR ke-75, Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Sabtu (29/8/2020), mengatakan kepada wartawan pekan depan tahapan Pilkada sudah mulai masuk pada tahap pendaftaran calon kepala daerah.

“Jadi proses Pilkada sudah berjalan,” ujarnya. Dirinya gembira proses demokratisasi berjalan di daerah mulai dari kabupaten, kota, hingga provinsi.

Namun, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu ketar-ketir alias khawatir dengan semakin tingginya angka penularan Covid-19. “Angka penularan merangkak naik atau semakin tinggi,” ujarnya.

“Klaster baru bermunculan,” tambahnya. Di Bekasi, Jawa Barat, pada 27 Agustus 2020, muncul klaster baru Covid-19 di Kawasan Industri Cikarang. Tujuh puluh satu karyawan salah satu industri otomotif positif Covid-19.

Akibat yang demikian di berapa kota dan daerah melakukan kembali pengetatan aktivitas masyarakat. Di Jakarta, PSBB transisi diperpanjang. Di Kota Bogor, Jawa Barat, diberlakukan jam malam. Apa yang terjadi itu menurut Jazilul Fawaid sebagai sesuatu yang mengancam kesehatan masyarakat.

Bila penularan Covid-19 masih tinggi, pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu khawatir pada perkembangan hari-hari berikutnya. “Saya khawatir pada Pelaksanaan Pilkada pada bulan Desember bila penularan belum turun,” tuturnya.

Dirinya menyebut Pilkada yang digelar di tengah pandemi perlu kajian lebih komprehensif memastikan Pilkada dapat terlaksana pada 9 Desember.

Menurut pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu dalam suasana yang normal, sejak proses pendaftaran calon kepala daerah, sudah terjadi keramaian dan kerumunan massa yang jumlahnya hingga ratusan orang.

Halaman
12
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas