Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Perlu Langkah Strategis untuk Atasi Pertambahan Positif Covid-19 di Tanah Air

Berdasarkan data Satgas Covid-19 pada Minggu (27/12) terdapat 6.528 kasus positif dari 29.425 orang yang diperiksa.

Perlu Langkah Strategis untuk Atasi Pertambahan Positif Covid-19 di Tanah Air
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas medis mengambil sampel lendir hidung dan tenggorokan warga untuk pemeriksaan tes cepat (rapid test) Antigen COVID-19 di Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021 Polsek Kebayoran Lama di Jakarta, Selasa (29/12/2020). Polres Metro Jakarta Selatan mengadakan Rapid Test Antigen gratis di beberapa pos pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021 yang bertujuan untuk membantu pemerintah dalam pelacakan COVID-19. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Tingkat pertambahan penyandang positif Covid-19 di Tanah Air semakin tinggi. Para pemangku kepentingan diminta segera mengambil langkah strategis untuk mengatasi kondisi tersebut.

"Berdasarkan data Satgas Covid-19 pada Minggu (27/12) terdapat 6.528 kasus positif dari 29.425 orang yang diperiksa. Sehingga positivity rate harian mencapai 22,1 persen," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/12).

Masih berdasarkan catatan Satgas Covid-19, pada tanggal yang sama (27/12) DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 1.997 kasus, disusul Jawa Barat sebanyak 892 kasus dan Jawa Tengah sebanyak 785 kasus baru.

Mengutip pendapat epidemiolog, Lestari mengungkapkan, angka positivity rate yang menyentuh level dobel digit menunjukkan setidaknya dua hal.

Pertama, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari adalah wabah belum bisa dikendalikan dan yang kedua kondisi itu juga menunjukkan tes yang kurang representatif.

Menurut Rerie, melihat dua kemungkinan di atas evaluasi terhadap tata kelola tes Covid-19 harus segera dilakukan, agar hasil tes yang ada bisa dipakai sebagai data yang valid.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menegaskan, dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19 yang bersifat masif di Tanah Air, data memiliki peranan penting untuk pengambilan kebijakan dalam pengendalian wabah.

Rerie berharap para pemangku kepentingan dan masyarakat bersama-sama bisa menjalankan strategi pengendalian yang telah disepakati bersama.

Sebagai contoh, ujar Rerie, masyarakat harus disiplin melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

Masyarakat, tambah Rerie, juga jangan mengganggap wabah sudah mereda. Sehingga, ujarnya, harus menahan diri untuk tidak mengisi hari libur dengan bepergian apalagi berkerumun.

Sedangkan para pemangku kepentingan, ujar Rerie, harus tegas dan terukur dalam menerapkan kebijakan untuk menghindari terjadinya kerumunan di ruang publik dan diharapkan meningkatkan test, trace dan isolasi.

Di sisi lain, tambah Rerie, kesiapan antisipasi setiap daerah dalam menyikapi potensi pertambahan positif Covid-19 juga harus ditingkatkan.

Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas