Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hadapi Konferwil NU DKI, Ustadz Yusuf Mansur Doakan Gus Jazil

Pertama, meminta ilmu, kedua meminta agar dijadikan orang kaya, dan ketiga meminta berkuasa.

Hadapi Konferwil NU DKI, Ustadz Yusuf Mansur Doakan Gus Jazil
Tribun Jakarta/JEPRIMA
Ustadz Yusuf Mansur saat memberikan pernyataan maksud dan tujuan tentang pola pembelajaran cara menghafal Al-Qur'an yang akan diterapkan di pondok pesantren pada Konferensi Tahfidz International di Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an Ketapang, Tanggerang, Senin (30/9/2013). Pada Konferensi ini dibahas pula peranan para penghafal Al-Qur'an di masyarakat bukan hanya di Institusi pendidikan masing-masing. (Tribun Jakart/Jeprima) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penceramah kondang Ustadz Yusuf Mansur ikut mendoakan agar langkah Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid (Gus Jazil) yang bakal maju sebagai calon ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta pada Konferensi Wilayah (Konferwil), 2 April 2021 mendatang, diberikan kemudahan.

"Kita doain hajatnya tuan rumah (Gus Jazil) mudah-mudahan qobul. Insyaallah dikasih barokah. PBNU Pusat sampai bawah menjadi lembaga yang sangat kuat di planet bumi ini. Jangan lupa, pilih Pak Jazilul Fawaid, sama pilih saya, cocok. Udahlah insyaallah mudah-mudahan hasil," ujar Yusuf Mansur saat menyampaikan tausiah dalam acara Lailatul Ijtima' dan Doa Bersama dengan tajuk "Menyongsong Satu Abad NU" di rumah dinas Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis malam (25/3/2021).

Dalam tausiahnya, Pengasuh Pondok Pesantren Da,arul Quran itu juga mengingatkan para pengurus NU yang hadir agar selalu meminta secara istiqamah tiga hal kepada Allah SWT. Pertama, meminta ilmu, kedua meminta agar dijadikan orang kaya, dan ketiga meminta berkuasa.

"Jangan malu-malu. Benar-benar minta. Pagi, siang, sore, minta tiga hal yang banyak orang malu-malu. Satu minta ilmu, dua minta kaya, tiga minta berkuasa. Mau hidup senang kok nggak minta senang. Mau hidup kaya kok nggak minta kaya, tapi nggak mau miskin," katanya.

Dikatakan Yusuf Mansur, apapun itu, terutama doa, ketika dilakukan terus menerus secara istiqamah pasti akan dikabulkan oleh Allah SWT. "Gua mau jadi Presiden. Asli, serius. Nggak main PWNU DKI. Nggak apa-apa Pak Presiden Jokowi 3 periode, setelah itu saya. Itu saya jadikan rutin," katanya.

Acara Lailatul Ijtima' dan Doa Bersama tersebut juga dihadiri Ustadz Sholeh Mahmud (Solmed), Ustadz 'Pantun' Taufiqurahman, Ustadz Fikri Haikal Zainuddin MZ. Hadir pula sejumlah ketua Pengurus Cabang NU di DKI, pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) dan Pengurus Ranting NU.

Sementara itu, Ustadz Solmed mengatakan bahwa di tengah kondisi yang serba sulit akibat pandemi ini, langkah yang harus dilakukan adalah dengan memohon atau berdoa kepada Allah SWT. Dia mencontohkan cerita Nabi Musa AS ketika menghadapi kesulitan saat dikejar Firaun dan bala tentaranya.

Ketika dalam kondisi terjepit, di depannya laut dan di belakangnya pasukan Firaun maka beliau  memohon kepada Allah pertolongan. Sehingga, turun wahyu untuk memukulkan tongkatnya, dan atas izin Allah lautan terbelah menjadi jalan.

"Kita berdoa kepada Allah semoga bangsa Indonesia mudah-mudahan 2021 dengan berkah Ramadhan yang sebentar lagi ini, pandemi Covid-19 segera hilang dari Tanah Air," katanya.

Ustadz Solmed juga mengaku kagum dengan kebiasaan Nahdliyin yang sering menggelar pertemuan untuk berdoa bersama, membaca istigasah dan lainnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas