Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Jazilul Fawaid Minta Pemerintah Lestarikan Seni Budaya Tari Topeng Cirebon

Menurut Gus Jazil, emerintah perlu menghidupkan kembali warisan budaya berupa tarian yang mengandung nilai seni budaya bangsa.

Jazilul Fawaid Minta Pemerintah Lestarikan Seni Budaya Tari Topeng Cirebon
MPR RI
Tari Topeng Klana Tanjak ditampilkan Raden Gendis Puteri Kencana, putri dari Ratu Raja Arimbi Nurtina dari Kesultanan Kanoman Cirebon di Rumah Dinas Wakil Ketua MPR, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (3/10/2021). 

TRIBUNNEWS.COM – Indonesia dikenal dengan kekayaan aneka seni budaya daerah warisan leluhur. Salah satunya adalah Tari Topeng Cirebon.

Aneka kesenian daerah mulai kalah pamor dibandingkan kesenian-kesenian modern. Anak muda kini lebih gandrung dengan kesenian modern.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan, budaya warisan sekarang memang sudah banyak yang ditinggalkan. Padahal di dalam gerak, seperti pada Tari Topeng Cirebon, ada filosofi yang terkandung di dalamnya.

Baca juga: Wakil Ketua MPR: Tren Penurunan Jumlah Kasus Berlanjut, Upaya Pengendalian Covid-19 Harus Konsisten

”Tapi seiring waktu, kita lebih suka budaya-budaya kontemporer seperti drakor, gim online,” kata Gus Jazil usai menyaksikan pertunjukan Tari Topeng Klana Tanjak yang ditampilkan Raden Gendis Puteri Kencana, putri dari Ratu Raja Arimbi Nurtina dari Kesultanan Kanoman Cirebon di Rumah Dinas Wakil Ketua MPR, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (3/10/2021).

Karena itu, kata Gus Jazil, Pemerintah perlu menghidupkan kembali warisan budaya berupa tarian yang mengandung nilai seni budaya bangsa.

”Siapa yang bersalah dalam konteks ini? Sebenarnya kita sendiri sebagai bangsa Indonesia yang memiliki sejumlah keragaman adat budaya kerajaan itu tidak merasa bangga dengan apa yang kita punya,” urainya.

Menurutnya, bangsa ini seharusnya bangga dengan berbagai seni budaya warisan leluhur yang dimiliki. Namun terkadang, anak bangsa malah merasa minder, kecil, dan merasa budaya bangsa kita kalah unggul dibandingkan budaya bangsa lain.

Baca juga: Usai Disemayamkan di MPR RI, Jenazah Sabam Sirait Diberangkatkan ke TMP Kalibata

”Padahal budaya kita unggul, cuma kita saja yang minder, kurang percaya diri dengan yang kita miliki,” tutur Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Dalam penampilannya, Raden Gendis Puteri Kencana tampil apik dalam peragaan Seni Tari Topeng Kelana Tanjak. Tangan dan kakinya terlihat lemas gemulai memeragakan tariannya. Gerakan kepala dengan mengenakan topeng khas Cirebon, mengikuti irama lagu, semakin menambah apik penampilannya.

Ratu Raja Arimbi Nurtina, ibunda dari Raden Gendis Puteri Kencana mengatakan, sehrausnya kita tidak perlu merasa minder dengan seni budaya bangsa. Rasa minder itu harus dikikis dengan pengenalan budaya-budaya bangsa kepada generasi penerus melalui berbagai pelatihan seni daerah,

”Pelatihan-pelatihan yang perlu didukung pemerintah setempat atau lembaga lain terkait sehingga seniman itu punya panggung. Ketika punya panggung tentunya tidak minder, akan merasa bangga, bahagia dan tentunya mau meneruskan budaya-budaya leluhur kita yang sarat makna dan filosofi,” usainya.

Baca juga: Bamsoet: MPR Kolaborasi dengan ESQ Siapkan Materi Empat Pilar MPR RI

Halaman
12
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas