Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Johan Rosihan: Hari Kesaktian Pancasila Momentum Refleksi Semangat Juang

Wakil Ketua MPR, Johan Rosihan, tekankan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momen refleksi semangat juang dan pengorbanan para pahlawan bangsa

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Johan Rosihan: Hari Kesaktian Pancasila Momentum Refleksi Semangat Juang
Istimewa
JOHAN ROSIHAN - Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI, H. Johan Rosihan, S.T., menekankan pentingnya memaknai Hari Kesaktian Pancasila sebagai refleksi semangat juang para pahlawan. 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI dari FPKS, H. Johan Rosihan, S.T., menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momen penting untuk merefleksikan semangat juang dan pengorbanan para pahlawan dalam mempertahankan ideologi bangsa dari berbagai ancaman.

“Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita bahwa nilai-nilai Pancasila telah diuji oleh sejarah dan tetap berdiri kokoh sebagai fondasi berbangsa dan bernegara. Di tengah tantangan ideologis dan globalisasi hari ini, kita wajib meneguhkan kembali komitmen kebangsaan berdasarkan Pancasila,” ujar Johan Rosihan dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (1/10).

Menurut Johan, peristiwa sejarah yang diperingati pada tanggal 1 Oktober merupakan bukti nyata bahwa Pancasila bukan hanya teks normatif, tetapi ideologi yang diperjuangkan dengan darah dan nyawa. 

“Para pahlawan revolusi telah memberikan teladan keberanian, keteguhan, dan loyalitas kepada negara yang patut kita warisi dan amalkan,” tegasnya.

Baca juga: Johan Rosihan MPR: Butuh Gerakan Nasional untuk Menghidupkan Konstitusi

Sebagai legislator yang aktif di Komisi IV DPR RI, Johan juga menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam penyusunan kebijakan publik, khususnya di bidang ketahanan pangan, lingkungan hidup, kehutanan, dan pertanian. 

“Pancasila harus hidup dalam kebijakan, bukan hanya dalam pidato. Keadilan sosial dan keberpihakan pada rakyat kecil adalah manifestasi nyata dari sila-sila Pancasila,” jelasnya.

Johan mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga semangat persatuan dan gotong royong sebagai kekuatan utama bangsa. Ia juga mengingatkan bahwa menjaga keutuhan bangsa adalah tanggung jawab bersama, di tengah semakin maraknya disinformasi dan polarisasi sosial.

Rekomendasi Untuk Anda

“Mari kita jadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai pengingat bahwa bangsa ini dibangun dari perjuangan bersama, dan akan bertahan jika kita tetap bersatu. Dari Pulau Sumbawa untuk Indonesia, kami teguh menjaga nilai luhur Pancasila,” tutupnya.(*)

Baca juga: Johan Rosihan Usulkan Gunung Tambora sebagai Contoh Nasional Eduwisata dan Konservasi Alam

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas