Kunci Gitar Lagu Ini Abadi - Perunggu: Yang Berupa Dekapan Nadi yang Mengalir
Berikut ini merupakan chord kunci gitar lagu Ini Abadi yang dipopulerkan oleh grup band Perunggu, dimainkan dari kunci G#.
Penulis:
Ifan RiskyAnugera
Editor:
Bobby Wiratama
TRIBUNNEWS.COM - Berikut kunci gitar lagu Ini Abadi yang dipopulerkan oleh grup band Perunggu.
Lagu Ini Abadi masuk dalam album Memorandum yang dirilis pada tahun 2022.
Lirik lagu ini menggambarkan tentang hubungan jarak jauh yang tetap terjalin baik dan tenang tanpa masalah.
Perunggu adalah band pop-rock alternatif asal Jakarta yang mulai dikenal luas di skena musik independen Indonesia sejak berdirinya pada 2019.
Musik mereka dikenal jujur, puitis, dan sangat merefleksikan kehidupan urban dan keseharian pekerja muda.
Perunggu merilis single pertama mereka “Menyala” pada 25 November 2019, menandai awal perjalanan profesional musik mereka.
Tahun berikutnya, mini-album berjudul Pendar dirilis dengan beberapa lagu awal mereka yang menunjukkan karakter musik yang kuat dan personal.
Pada 2022, Perunggu meluncurkan album penuh pertama mereka, Memorandum, yang mendapatkan sambutan positif dari pendengar musik Indonesia.
Setelah sukses dengan Memorandum, Perunggu merilis album kedua mereka berjudul “Dalam Dinamika” pada 22 Agustus 2025.
Album ini dirilis secara mandiri melalui Podium Records dan menampilkan sembilan lagu yang menggambarkan refleksi mendalam tentang fase hidup dan pengalaman personal para personel.
Sejak awal terbentuk sebagai kumpulan musisi yang nge-band setelah jam kerja, Perunggu telah berkembang menjadi salah satu band independen Indonesia yang diperhitungkan.
Dengan lirik yang kaya makna, perkembangan musikal yang konsisten, serta basis penggemar yang terus tumbuh, Perunggu menunjukkan bahwa musik serius dan bermakna dapat muncul dari ruang kecil di luar industri musik mainstream.
Berikut kunci gitar lagu Ini Abadi - Perunggu:
Dihentak sunyi
Geram-gusarmu mulai
Gerayangi kupingku
Dibungkam lagi
Janji yang sumbang itu
Tak semenarik dulu
Sejuk wangimu
Tersisa di sela-sela
Baju hangatku
Terakhir kali
Kita bicarakan semua
Besok 'kan bagaimana?
*)
Lihatlah semua sudut itu
Bandung 'kan selalu memelukmu
Dinginnya hangatkanmu selalu
Dilengkapi lapisan selimut
Reff:
Yang berupa dekapan nadi yang mengalir
Menjadi seruan di hati
Bermuarakan kabar baru
Tentang mimpi berkecukupan
Tanpa harus lembur lagi, ke Gambir lagi
Senin pagi, dilanjut taksi, tenangkanlah
Ini abadi
(Tribunnews.com)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.