Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Satgas Akui Sulit Tangkap Koruptor di Singapura

Satgas Mafia Hukum mengaku mengalami kesulitan untuk menangkap koruptor Indonesia yang kabur ke Singapura. Alasannya, pelaku korupsi lain sudah memiliki jaringan yang sangat luas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, Jakarta -  Satgas Mafia Hukum mengaku mengalami kesulitan untuk menangkap koruptor Indonesia yang kabur ke Singapura. Alasannya, pelaku korupsi lain sudah memiliki jaringan yang sangat luas.

 "Kalau yang lain itu sudah membangun jaring-jaring, kepemilikan dana. Kalau Gayus itu kan baru datang, jadi begitu dirayu dia mau ke Indonesia, " ujar Anggota Satgas Mafia Hukum, Darmono, saat ditemui di kantor Satgas Mafia Hukum, Jalan Veteran III, Jakarta, Rabu (31/3/2010).

Koruptor Indonesia terhitung banyak kabur ke Singapura, sebut saja Joko Tjandra, buronan kasus Bank Bali. Dia kabur ke Singapura satu hari sebelum divonis dua tahun penjara oleh Mahkamah Agung.

Ada lagi, Anggoro Widjojo, buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu di Departemen Kehutanan. Dua buron kasus Century, afat Ali Rizvi dan Hesham Al Warraq juga diketahui berada di Singapura.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas