Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Saptono Sudah Tujuh Tahun Tinggalkan Kampung Halaman

Mabes Polri memastikan salah satu tersangka teroris yang tewas di tangan Densus 88 itu bernama Saptono alias Tono. Tono adalah anak dari Raden Mas usuf dan Alm Hj Nurul Aini, yang telah meninggalkan Desa Sajira sejak tahun 2003 lalu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: OMDSMY Novemy Leo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Mabes Polri memastikan salah satu tersangka teroris yang tewas di tangan Densus 88 itu bernama Saptono alias Tono. Tono adalah anak dari Raden Mas usuf dan Alm Hj Nurul Aini, yang telah meninggalkan Desa Sajira sejak tahun 2003 lalu.

Tono diketahui sebagai adik Jaja alias Pura Sudarmo. Saptono, yang dua tahun lebih muda dari Jaja diketahui sudah beristri. Saptono baru pernah puang sekali ke desanya itu tahun lalu.

Sekretaris Desa Sajira, Sanusi, ditemui Tribunnews.com, mengaku, Saptono sudah keluar dari kampungnya sejak tahun 2000-an lalu. Hal senada dikatakan Ketua RT 02/RW 03, Kampung Sajira Barat, Bambang Sencuki.

Namun mereka tidak tahu Tono pergi kemana. "Tono perginya setelah Jaja cukup lama meninggalkan kampung. Kalau sekarang yang tinggal di Desa (Sajira) hanya Awal dan Leni," ungkap Sanusi.

Bahkan saat ibunya meninggal di kampungnya, Saptono tidak ada. Hingga kini Saptono masih terdaftar sebagai penduduk di kampung Sajira.

"Saptono masih terdaftar sebagai warga sini (Desa Sajira). Kalau Jaja sudah lama tidak. Istri Saptono kan baru di sini. Tapi setahun yang lalu dia pulang ke kampung halaman," ujar Sanusi lagi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas