Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ketua RW 04 Babakan Jati Sempat Tidak Percaya Penggerebekan Teroris

Ketua RW 04, Herman Syafei mengatakan Tim Densus 88 meminta izin terlebih dahulu kepada dirinya sebelum melakukan penggerebekan. Herman dipanggil tim densus sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (13/05/2010) ke SDN Cikampek Timur III.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, Jakarta - Ketua RW 04, Herman Syafei mengatakan Tim Densus 88 meminta izin terlebih dahulu kepada dirinya sebelum melakukan penggerebekan. Herman dipanggil tim densus sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (13/05/2010) ke SDN Cikampek Timur III.

"Pak minta izin, jam 12 bapak dipanggil, ada tamu di sekolahan, ada perlu sekali," tutur Herman menirukan ucapan anggota kepolisian itu.

Herman pun menemui anggota kepolisian itu di SDN Cikampek Timur. Menurutnya, dua anggota tiim Densus 88 yang bertemu dirinya.

"Saya mau ngasih tau sama bapak bahwa ada penggerebekan di wilayah bapak, diduga buronan teroris, bilangin warga jangan panik," ucap petugas itu.

Herman sempat tidak percaya sehingga ia bertanya kembali. "Bener nggak pak beritanya, takutnya warga panik duluan," imbuh Herman kepada petugas itu.

Merasa keterangan petugas itu benar, Herman lalu memberitahu para warga. Saat itu sedang dilangsungkan pengajian ibu-ibu warga sekitar. "Ibu kalau mau mengaji, ngaji aja jangan panik kalau ada petugas polisi," beber Herman.

Belum sempat ibu-ibu itu melakukan pengajian, Tim Densus 88 sudah melakukan penggerebekan di Kampung Babakan Jati, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Gang Al-Falah, RT 02/RW 04, Jawa Barat.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas