Keluarga Clara: Pelaku Penoyoran Bukan Paspampres
Keluarga korban penoyoran Clara Marvela (9) yang diwakili oleh ibunya Lia Ekawati
Penulis:
Iwan Taunuzi
Editor:
Tjatur Wisanggeni
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Keluarga korban penoyoran Clara Marvela (9) yang diwakili oleh ibunya Lia Ekawati menegaskan bahwa pelaku penoyoran bukan dari seorang Pasukan Pemgamanan Presiden (Paspampres).
"Pihak istana (pak Julian Pasha) menanyakan bahwa pelakunya pakai baju apa? Terus anak saya bilang pakai baju hijau. Sedang Paspampres pakai baju batik semua,"terang Lia Ekawati saat jumpa pers dikediaman Ketua Komnas Anak, Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto Komplek Cireundeu Permai, Sabtu (24/7/2010) malam.
Sementara Kak Seto yang selalu setia mendampingi keluarga Clara Marvela yang duduk dibangku kelas 4 SDN 03 Pagi Pondok Pinang ini menambahkan. Pada saat acara Hari Anak Nasional (HAN) 2010 yang dilakukan di Gedung Sasono Langen Budoyo itu benar-benar crowded. Sehingga Clara yang menjadi korban menganggap bahwa pelakunya merupakansalah satu dari anggota Paspampres.
"Berulang-ulang saya tanya. Sampai saat ini yang paling jelas adalah bahwa pelakunya bukan Paspampres. Pelakunya memakai pakaian warna hijau. Sedangkan Paspampres kan pakai batik semua,"imbuh Kak Seto kepada wartawan.
Sebelumnya, sempat terdengar bahwa pelaku penoyoran itu dilakukan oleh Paspampres saat Clara sesaat setelah bersalaman dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Pak Julian Pasha kemarin juga bilang via telepon kepada ibu Lia bahwa seandainya memang Paspampres yang melakukan, pihak istana sangat membutuhkan pintu maaf kepada keluarga," tandasnya. (*)