Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kasus Sisminbakum untuk Tebar Pesona Calon Jaksa Agung

Mantan menteri hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra membenarkan kasus korupsi Sisminbakum sengaja dimunculkan untuk tebar pesona

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan menteri hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra membenarkan kasus korupsi Sisminbakum sengaja dimunculkan untuk tebar pesona para calon jaksa agung.

"Iya memang benar awalnya seperti itu," ujar Yusril saat ditemui di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (1/11/2010).

Menurut Yusril, penetapan Mantan Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU), Romli Atmasasmita sebagai tersangka pada 31 Oktober 2008 oleh Kejaksaan Agung karena diawali dari konflik Jampidsus, Marwan Effendy dengan Romli Atmasasmita.

Saat itu Romli terus menekan Jampidsus Marwan Effendy terkait kasus korupsi BLBI. Kondisi Kejaksaan Agung, lanjut Yusril saat itu juga sangat terpuruk kondisinya.

"Konflik antara Jampidsus Marwan Effendy dan Romli Atmasasmita sempat terjadi. Waktu itu Romli nyerang kejaksaan soal BLBI," jelasnya.

Setelah itulah, menurut Yusril kasus Sisminbakum mulai terungkap. Bahkan, perkara sengketa kepemilikan saham TPI antara Hary Tanoesoedibjo dan Siti Hardiyanti Rukmana alias mbak Tutut terbawa-bawa.

Padahal, kasus tersebut tidak ada hubungannya sama sekali dengan Sisminbakum.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tiba-tiba diangkatlah kasus ini(sisminbakum), persaingan bisnis Hary Tanoe sama Mbak Tutut yang tak ada hubungannya juga ikut-ikut diangkat, seolah jadi saya yang kena-kena terus," tandasnya.

Sebelumnya, anggota Komisi III Fraksi PPP, Ahmad Yani mengatakan, kasus korupsi Sisminbakum sengaja dihembuskan untuk mencari popularitas para calon Jaksa Agung.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas