PPP Imbau Pemuka Agama Tahan Diri
PPP menyoroti wacana pembohongan publik oleh Presiden SBY yang disuarakan para tokoh lintas agama.
Penulis:
Ade Mayasanto
Editor:
Juang Naibaho
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyoroti wacana pembohongan publik oleh Presiden SBY yang disuarakan para tokoh lintas agama. PPP meminta tokoh lintas agama untuk menahan diri.
"PPP mengimbau perlunya seluruh komponen umat beragama menahan diri," kata Wakil Sekjen PPP Muhammad Romahurmuziy kepada Tribunnews.com di Jakarta, Jumat (14/1/2011).
Menurutnya, imbauan tersebut agar tidak menambah hingar-bingar panggung politik nasional. Apalagi, masyarakat tengah menjerit akibat harga sembako yang membumbung tinggi.
Sebelumnya diberitakan, Syafii Maarif, Andreas A Yewangoe, Din Syamsuddin, Pendeta D Situmorang, Bikkhu Pannyavaro, Shalahuddin Wahid, I Nyoman Udayana Sangging, Franz Magnis Suzeno, dan Romo Benny Susetyo mengajak umat memerangi kebohongan yang dilakukan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Ajakan ini terungkap dalam Pernyataan Publik Tokoh Lintas Agama Pencanangan Tahun Perlawanan Terhadap Kebohongan di kantor Dakwah PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin (10/1) lalu.(*)