PPP: Tudingan Terhadap SBY Sangat Serius
Wakil Sekjen DPP PPP, Muhammad Romahurmuziy menilai tuduhan terhadap Presiden SBY sesuatu yang sangat serius
Penulis:
M. Ismunadi
Editor:
Ade Mayasanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP), Muhammad Romahurmuziy menilai tuduhan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang diterbitkan The Age, koran Australia, merupakan sesuatu yang sangat serius. Karenanya, Romahurmuziy berharap ada tanggapan atas pemberitaan tersebut.
"Sebaiknya istana menyampaikan sanggahan terhadap isu tersebut. Karena isu ini sudah menyangkut diri pribadi kepala negara dengan tuduhan amat serius, penyalagunaan kekuasaan," ungkap Romahurmuziy kepada Tribunnews.com, Jumat (11/3/2011).
"Jika tidak ada tanggapan, orang otomatis akan menganggapnya sebagai konfirmasi atas dasar ketidakberdayaan meredam isu," lanjutnya.
Romahurmuziy sendiri berharap isu tersebut tidak benar. Apalagi Wikileaks, menurutnya, sering mengutip sumber yang tidak jelas akurasinya.
Seperti diberitakan, The Age, sebuah koran di Melbourne, Australia, melansir berita yang menyebutkan bahwa Presiden Yudhoyono 'menyalahgunakan kekuasaan', Jumat (11/3/2011). Koran yang terbit sejak tahun 1854 itu menampilkan berita tersebut sebagai berita utama di halaman depan.
Dalam pemberitaan The Age, SBY ikut campur dalam masalah hukum yang menjerat Taufik Kiemas, suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. SBY, melalui TB Silalahi, meminta Jaksa Agung Hendarman Supandji untuk tidak meneruskan proses hukum terhadap Taufik.