Tiffatul : Berita Wikileaks Data Mentah AntarKedubes Amerika
Menurut Tifatul data dari Wikileaks yang menghebohkan dunia setelah dikonfirmasi ke kedutaan Amerika merupakan data mentah yang belum
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Menteri Komunikasi dan Informatika, Tiffatul Sembiring menanggapi dingin pertanyaan wartawan soal bocoran wikileaks yang mencemarkan nama baik Kepala Negara dan Ibu Negara RI, Senin (14/3/2011).
"Wikileaks seperti biji kedondong, baca wikileaks seperti menelan biji kedondong bukan buahnya," kata Tiffatul.
Menurut Tifatul data dari Wikileaks yang menghebohkan dunia setelah dikonfirmasi ke kedutaan Amerika merupakan data mentah yang belum divalidasi kebenarannya.
"Ini komunikasi mentah antarkedutaan besar Amerika, ditanggapi normal saja, biasa-biasa saja," katanya. Ia mengimbau polemik soal Wikileaks disudahi saja, karena hak jawab juga sudah dimuat, dan menurutnya tak usah diperpanjang.
Ia mencontohkan seperti di Rusia, dikabarkan Kedutaan Amerika di Moskow menyadap pejabat-pejabat. "Lalu apa tanggapan pejabat di sana? Kami menyadap lebih banyak," ujarnya kemudian tertawa.
Tiffatul mengharap hal-hal seperti itu cukup ditanggapi ringan. Misalnya soal kasus Taufik Kemas Tiffatul menanyakan mana laporan polisinya, bagaimana kasusnya karena baru kali ini ia mendengar. Ia menegaskan bocoran Wikileaks belum tentu benar.