Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KPK Istimewakan Hari Sabarno

Tersangka kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran di hampir seluruh wilayah di Indonesia Hari Sabarno mungkin menjadi satu-satunya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran di hampir seluruh wilayah di Indonesia Hari Sabarno mungkin menjadi satu-satunya tahanan KPK yang paling istimewa. Dalam beberapa keadaan, Hari diberlakukan tidak seperti laiknya seorang tahanan.

Salah satu contohnya soal mobil tahanan yang digunakan untuk menggelandang mantan Menteri Dalam Negeri itu dari Gedung KPK ke rutan Cipinang dan sebaliknya.

Saat ditahan pada Jumat lalu, Hari diantar bukan dengan mobil tahanan,
namun dengan menggunakan mobil Innova hitam bernomor polisi B 1532 VQ. Mobil ini berplat merah.

Untuk diketahui, setiap tahanan KPK, selalu dibawa dengan menggunakan
mobil tahanan khusus KPK berjenis Kijang kapsul berplat merah. Kijang
kapsul tersebut, dilengkapi dengan teralis besi di bagian tengahnya.

Perlakuan "istimewa" itu kembali terulang kala Hari Sabarno digelandang dari Rutan Cipinang ke Gedung KPK, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, Rabu (30/3/2011) ini. Hari tiba dengan mobil Kijang Innova yang sama dengan yang membawanya ke Rutan Cipinang Jumat lalu.

Saat kembali digelandang KPK ke Rutan Cipinang usai menjalani
pemeriksaan, pada sekitar pukul 13.00 WIB, Hari tetap tak mendapatkan
fasilitas mobil tahanan. Hari diberi tumpangan mobil berjenis Toyota
Avanza hitam bernomor polisi B 1907 UFR. Namun tidak seperti Innova,
Toyota Avanza ini berplat hitam.

Dimintai komentarnya soal "keistimewaan" itu, Hari justru mengaku tak
tahu-menahu. "Wah saya nggak tahu, pokoknya saya disuruh masuk sini
(mobil) yah saya masuk," katanya.

Sementara Juru Bicara KPK Johan Budi mengaku jika mobil-mobil yang
dipergunakan untuk Hari itu, bukan mobil pribadi Hari. "Itu mobil
KPK," katanya.

Johan mengaku tak mengetahui pasti alasan "pengistimewaan" terhadap
Hari Sabarno itu. "Saya belum dapat konfirmasi. Pengangkut tahanan (di
KPK) itu ada dua. Bisa pakai mobil dinas. Apapun itu nanti coba saya
konfirmasi. Mungkin mobil tahanan lagi dipakai semua. Mobil dinas KPK
itu ada mobil tahanan, mungkin di antara itu ada yang dipakai. Tapi
yang jelas, bisa juga kita memakai mobil dinas (untuk membawa
tahanan)," ujarnya.
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas