Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Album SBY Diluncurkan di Jakarta, Buku di Paris

Di sela menjalankan roda pemerintahan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih sempat membuat album.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan wartawan Tribunnews.com, Hasanuddin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di sela menjalankan roda pemerintahan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih sempat membuat album.

Tak hanya itu, Presiden menyempatkan diri menghadiri launching bukunya di Paris, Perancis.

Untuk album terbarunya diluncurkan di Jakarta dan tidak sempat dihadiri Presiden karena tengah berada di Perancis.

Album keempat yang berisi lagu-lagu ciptaan SBY ini diluncurkan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Senin (31/10/2011), lalu.

Acara peluncuran album terbaru SBY ini bertajuk "Harmoni" dihadiri sejumlah selebriti di antaranya Afgan, Sandhy Sondoro, dan Joy Tobing.

Ini adalah album keempat Presiden setelah album yang sama diluncurkan pada 2006 dengan album Rinduku Padamu, pada 2007 bertajuk Majulah Negeri, dan pada 2010 lalu berjudul "Ku Yakin Sampai di Sana".

Rekomendasi Untuk Anda

Politisi senior Permadi menilai langkah SBY membuat album lagu merupakan upaya untuk mempersiapkan diri jika lengser dari jabatannya.

"Wah Pak Beye (sapaan SBY) sudah mempersiapkan diri, kalau lengser, mau jadi pencita dan penyanyi kayak Ebiet (penyanyi Ebiet G Ade)," kata Permadi beberapa jam sebelum peluncuran album.

Pada kesempatan itu mantan anggota DPR dari Fraksi PDIP ini becanda dengan meminta SBY agar dia dibuatkan sebuah lagu. "Ada lagunya Kabinet Amburadul, nggak ya," katanya.

Sehari kemudian, SBY menghadiri acara ramah tamah usai peluncuran buku "Harus Bisa" dalam bahasa Perancis, Vouloir c'est Pouvoir, di Salon Imperial, Hotel Westin, Selasa (1/11/2011) waktu setempat atau hari Rabu (2/11/2011) dini hari WIB.

Buku "Harus Bisa" yang ditulis Dino Patti Djalal yang saat itu masih menjabat sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, diterjemahkan dalam bahasa Perancis oleh M. Jean Rocher dan M. Jean Francois Cottaz.

Selain diterjemahkan dalam bahasa Perancis, buku Harus Bisa yang mengisahkan tentang gaya kepemimpinan Presiden SBY ini sudah diterjemahkan dalam bahasa Inggris dan Mandarin.

Pada saat peluncuran buku Harus Bisa dalam bahasa Perancis, Dino Patti Djalal yang saat ini menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat menjelaskan bahwa Presiden SBY adalah sosok pemimpin yang selalu menyeimbangkan antara nasionalisme dan internasionalisme.

"Beberapa hal yang menonjol dalam kepemimpinan beliau adalah sifatnya yang selalu positif dan kemampuannya menciptakan keseimbangan antara kebijakan dengan populisme," kata Dino dikutip dari situs Presiden RI.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas