Kasus Briptu Norman: Ingkar Janji, Lelah, dan Kufur Nikmat
Apa alasan sebenarnya dari pilihan Briptu Norman kamaru hengkang dari Instirusi Polri? Benarkah Polri ingkar janji? Apa benar Norman lelah?
Penulis:
Abdul Qodir
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kadiv Humas Polri Irjen (Pol) Saud Usman Nasution menyatakan institusinya sama sekali tidak merasa bersalah atas pilihan hidup Norman Kamaru menjadi seorang penyanyi dibanding menjadi polisi, yang membuat Norman sengaja mangkir dari tugas selama tiga bulan. Sesuai aturan yang ada, maka Norman diberhentikan dengan tidak hormat pada sidang etik di Polda Gorontalo, Selasa (6/12/2011).
Menurut Saud, tekad bulat Norman ingin keluar dari kepolisian bukan karena pihaknya dianggap ingkar janji karena pada awalnya sempat menyatakan akan memberikan kesempatan dan mengembangkan bakat musik Norman. Bagi Saud, alasan Norman lelah menjadi polisi sehingga ingin keluar adalah juga mengada-ada.
Keinginan keluar Norman dari kepolisian, lanjut Saud, karena memang dia lebih bahagia menjadi seorang artis.
"Oh, kami tidak (bersalah). Karena dia kan sudah mengalami proses baik dalam kehidupan dia sebagai anggota Polri maupun dalam kehidupan masyarakat. Cuma sekarang ini dia terpengaruh, atau menganggap kehidupan dia sebagai seorang artis atau selebritis itu lebih bagus," ujar Saud.
Secara pribadi, Saud mengaku jika berada dalam posisi seperti Norman, maka akan memilih menjadi polisi dibanding artis. "Kalau saya sebagai anggota, saya akan pertahankan sebagai anggota Polri. Saya memang besar dan hidup dari Polri ini. Barangkali kalau saya tidak di Polri, bisa jadi saya ini kernet mobil atau angkot. Karena kehidupan kita kan siapa yang tahu," ucap mantan Kadensus itu.
Saud menambahkan, anggota Polri maupun warga sipil seharusnya mensyukuri rezeki yang diberikan Tuhan.
"Kita harus betul-betul mensyukurinya dan jangan kita ini kufur, nanti kualat. Bagaimanapun kehidupan kita tidak lepas dari hari kemarin dan hari yang akan datang," tukasnya.