Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mistisnya Gunung Salak Ditanyakan Anggota DPR ke KNKT

Komisi V DPR RI menggelar rapat kerja dengan pihak pemerintah dan agen penjualan Sukhoi yakni PT Trimarga Rekatama tentang kecelakaan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi V DPR RI menggelar rapat kerja dengan pihak pemerintah dan agen penjualan Sukhoi yakni PT Trimarga Rekatama tentang kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gedung DPR, Jakarta, Senin (28/5/2012).

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi V dari Fraksi Partai Golkar, Yoseph Nai Soi, menanyakan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Tatang Kurniadi, apakah investigasi kecelakaan Sukhoi dengan modal kotak hitam (black box) yang ditemukan, memperhatikan keangkeran Gunung Salak.

"Apakah Pak Tatang sudah tahu kalau Gunung Salak itu angker. Apakah KNKT memperhatikan itu. Acara 'Tukul' di Trans 7 saja sudah kirim tim ke sana. Di sana banyak cerita angkernya," kata Yosep disambut gelak tawa sebagian pengunjung sidang.

Menjawab pertanyaan 'nyeleneh' dari anggota Dewan itu, Tatang hanya menjawab, "Kebetulan itu daerah Leluhur saja, Tatang Sanjaya."

Anggota Komisi V dan pengunjung rapat kembali tertawa mendengar jawaban dari Tatang. Sebab, nama Landasan Udara Atang Sendjaja memang berada di dekat Gunung Salak.

Dalam penjelasannya, Tatang mengatakan timnya masih bekerja membuka tabir penyebab kecelakaan pesawat Sukhoi di Gunung Salak yang menelan 45 korban jiwa pada 9 Mei 2012 lalu. Kotak hitam pesawat pun mash terus 'diolah' KNKT.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, saaat ini tim KNKT bersama lembaga lainnya juga masih berada di lokasi kejadian guna mencari FDR untuk menambah keakuratan hasil investigasi. Sebab, KNKT akan dapat menyimpulkan pergerakan pesawat jika ditemukan FDR tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas