Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemerhati Kedelai dari Inggris Imbau Jangan Impor Tempe

Jonathan Agranoff, seorang pemerhati tempe dari Inggris mengatakan bahwa kualitas kedelai di Indonesia sebetulnya sangat baik dibanding kualitas

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jonathan Agranoff, seorang pemerhati tempe dari Inggris mengatakan bahwa kualitas kedelai di Indonesia sebetulnya sangat baik dibanding kualitas kedelai yang diproduksi di luar negeri.

"Di Indonesia memiliki lebih dari 14 jenis kedelai lokal," ujar Jonathan dalam dialog Polemik bertajuk 'Memble Tanpa Tempe' yang digelar di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (28/7/2012).

Apa yang dikatakan Jonathan ini tidaklah sembarangan. Dirinya telah melakukan sejumlah penelitian di sejumlah lokasi penanaman kedelai dan perajin tempe di Indonesia.

"Saya sudah coba membuat tempe dari Grobogan dan Anjasmoro. Kedelai ini lebih bagus," kata Jonathan.

Dengan potensi Indonesia yang memiliki lahan yang cukup luas dan kualitas kedelai yang baik, maka menurut Jonathan pemerintah Indonesia sebaiknya tidak perlu melakukan impor kedelai. Apalagi menurutnya dengan kelangkaan kedelai di Amerika justru memberikan kesempatan emas bagi petani kedelai dan perajin tempe.

"Sebenarnya sektor pertanian di Indonesia itu mampu penuhi pangan. Ini juga menjadi kesempatan emas para petani kedelai dengan adanya kekeringan di Amerika. Mereka bisa menuai banyak keuntungan," kata Jonathan.

Baca Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas