Pramono Kutuk Aksi Brimob di Sumsel
Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung mengutuk bentrok antara personil Brigade mobil (Brimob) Polda Sumsel dan warga
Seperti diberitakan, bentrok antara petani dan manajemen PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII Cinta Manis, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, berujung tewasnya Angga bin Darmawan (12).
Angga menderita luka tembak di kepala bagian sebelah kanan. Peluru menyasar Angga saat ia keluar dari tempat permainan play station. Saat itu, Angga berniat menyaksikan keributan yang terjadi di luar rental.
Organisasi Walhi dalam blog resminya menyebut, peristiwa berawal dari aksi sweeping Brimob ke tiga desa selama dua hari sejak, Kamis (26/7/2012) hingga Jumat (27/7/2012). Tiga desa Desa tersebut adalah Desa Betung, Desa Sri Tanjung, dan Desa Sri Kembang.
Kala itu pasukan Brimob, berjumlah ratusan dan bersenjata lengkap menyisir kelompok petani yang dianggap mencuri pupuk milik PTPN. Mengendarai 23 truk, pasukan tersebut dilaporkan menggeledah rumah warga di Desa Sri Bandung.
Penggeledahan ini berujung pada penangkapan tiga orang yang dituduh mencuri. Hari berikutnya sweeping kembali dilakukan. Kali ini Brimob mengamankan dua orang petani asal Desa Sri Tanjung.
Ini yang memicu amarah warga. Melihat hal itu, pasukan yang memiliki senjata lengkap langsung mengeluarkan tembakan ke arah warga.
Selain menewaskan Angga, sedikitnya lima orang mengalami luka tembak dan kritis. Diantara korban-korban tersebut adalah dua orang perempuan dan satu orang anak berusia 16 tahun. Semua korban saat ini dirawat di Puskesmas Desa Tanjung Batu. (NIA)
Baca tanpa iklan