Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Anggota DPR Diusulkan Dapat Tunjangan Jalan-jalan

Sehingga, di samping kunker atau studi banding untuk keperluan tugas, juga disediakan waktu untuk jalan-jalan yang alokasi anggarannya diperjelas.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Andrinov Chaniago berpendapat, jika kunjungan kerja (kunker) atau studi banding anggota DPR ke luar negeri ingin sekalian jalan-jalan, maka sebaiknya sekalian disiapkan tunjangan khusus jalan-jalan.

Sehingga, di samping kunker atau studi banding untuk keperluan tugas, juga disediakan waktu untuk jalan-jalan yang alokasi anggarannya diperjelas.

"Anggaran yang disediakan bisa dialokasikan separuh untuk biaya jalan-jalan. Ini lebih baik untuk membiasakan kita jujur ke rakyat. Bekerja profesional dan fair. Menggunakan separuh biaya jalan-jalan dari tunjangan resmi, dan selebihnya bisa dipakai dari tabungan sendiri. Itu lebih nikmat ketimbang setengah jalan-jalan dan kerja, lalu diributkan masyarakat," kata Andrinov dalam diskusi di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/9/2012).

Menurut Andrinov, dalam kondisi seperti itu, tidak ada salahnya jika anggota DPR membawa serta anggota keluarga.

"Sekalian duit dari tabungan mengajak keluarga kan pasti nikmat. Tidak perlu risau lagi sembunyi-sembunyi, was-was ketika kunjungan kerja luar negeri," tuturnya.

Studi banding atau kunker bagi anggota Dewan, lanjutnya, harus diperjelas.

"Mau studi banding ada syarat-syaratnya seperti apa. Metode pengumpulan data seperti apa. Sebab, kunker pejabat publik kadang perlu, untuk dan atas nama kepentingan negara juga," papar Andrinov.

Rekomendasi Untuk Anda

Andrinov mengkritik beberapa cara dan metode studi banding atau kunker anggota DPR selama ini.

"Pemilihan negara (tujuan) kadang tidak tepat. Misalnya, studi banding terkait RUU Desa, yang dipilih Brazil. Ini tidak tepat pilihan, baiknya pilih Taiwan, karena sukses memulai pembangunan dari desa," jelasnya. (*)

BACA JUGA

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas