Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kotak-kotak dan Kumis Jadi Perdebatan di DPR

Rapat kerja Komisi III bersama pimpinan KPK, Kapolri dan Jaksa Agung Senin (17/9/2012), diwarnai perdebatan p baju kotak-kotak dan kumis

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rapat kerja Komisi III bersama pimpinan KPK, Kapolri dan Jaksa Agung di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/9/2012), diwarnai perdebatan penggunaan baju kotak-kotak dan kumis dari sejumlah anggota dewan. Padahal, agenda rapat itu adalah koordinasi antarlembaga penegak hukum.

Sejumlah anggota DPR yang berasal dari parpol pengukung cagub/cawagub DKI Jakarta Foke-Nara dan Basuki-Ahok saling serang dengan kalimat sindiran di rapat tersebut.

Kejadian ini bermula saat Wakil Ketua Komisi III dari Partai Golkar Aziz Syamsuddin menyampaikan teguran kepada anggota komisi III dari Fraksi (PDIP) Trimedia Panjaitan yang saat rapat mengenakan kemeja kotak-kotak. "Ini forum terhormat. Jangan dijadikan forum ini sebagai ajang kampanye. Saya meminta yang memakai baju kotak-kotak untuk mengganti bajunya," ujar Aziz.

Tak terima teguran Aziz, Trimedya mengatakan bahwa dirinya membawa surat dari KPU bahwa pengenaan baju kotak-kotak tidak identik dengan atribut kampanye Pemilukada DKI Jakarta. "Jadi tidak perlu dimasalahkan," jawab Trimedya.

Namun, Aziz kembali menegur Trimedya atas pengenaan baju tersebut.

Teguran Aziz membuat anggota Komisi III DPR dari PDIP Sayed Muhammad Mulyadi yang juga mengenakan baju kotak-kotak ikut angkat bicara. Dia pun meradang dan menghardik Aziz.

"KPU tidak melarang penggunaan baju ini selama masa tenang. Kalau mau ngomong soal etika, yah yang berkumis juga tidak boleh masuk. Pak Kapolri, Pak Jaksa Agung tidak boleh masuk," tegas Sayed.

Rekomendasi Untuk Anda

Pernyataan Sayed itu langsung disambut gelak tawa dari peserta rapat dan juru warta karena diketahui Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan Jaksa Agung Basyrief Arief memiliki kumis tebal seperti Foke.

Seperti diketahui, baju kotak-kotak menjadi ikon pasangan Jokowi-Ahok dalam Pemilukada DKI Jakarta 2012. Pasangan ini diusung PDIP dan Partai Gerindra.

Sementara "kumis" menjadi ikon untuk sang lawan, pasangan Foke-Nara. Pasangan ini diusung koalisi Partai Demokrat, Golkar, PKS, dan PPP.

(Abdul Qodir)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas