Siti Fadjriah Kini Sulit Mengenali Tetangganya
Hampir setiap pagi, mantan Deputi Gubernur BI Bidang Pengawasan, Siti Chalimah Fadjriah, mengelilingi blok rumahnya dengan kursi roda
Editor: Gusti Sawabi
Laporan Nurmulia Rekso Purnomo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Hampir setiap pagi, Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengawasan, Siti Chalimah Fadjriah, mengelilingi blok rumahnya di kavling Angkatan Laut (AL), Duren Sawit, Jakarta Timur, dengan kursi roda yang didorong suster pribadinya. Perempuan itu kini tidak lagi bisa berjalan.
Jumali, salah seorang tetangga Siti di Kavling Angkatan Laut (AL), kelurahan Duren Sawit, kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, mengatakan bahwa Selasa (20/11/2012) pagi ia sempat bertemu Siti saat menjalani ritual paginya. Ia juga sempat menyapa, namun Siti tidak lagi mengenalinya, walaupun mereka sudah hidup bertetangga sejak belasan tahun lalu.
"Akhirnya susternya ibu Siti mengingatkan siapa saya, dia baru agak ingat," katanya kepada Tribunnews.com.
Ia mengatakan Siti sudah tinggal di wilayah tersebut sejak puluhan tahun lalu, bersama suami dan tiga orang anaknya. Saat menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengawasan, Siti sempat pindah ke rumah dinas di kawasan Jakarta Selatan. Pada 2009 lalu setelah terserang stroke, ia pun pensiun dan kembali ke kavling AL.
Suami Siti menghembuskan nafas terakhirnya kurang dari setahun lalu, menurut Jumali sang kepala keluarga meninggal karena penyakit diabetes. Kini, Siti tinggal dengan pembantu dan suster pribadinya, serta anak bungsunya. Anak pertama Siti, telah pindah ke Bintaro, dan anak keduanya berada di Kalimantan. Rumah dua lantai yang luas itu pun tampak lengang.
Belakangan, menurutnya kondisi Siti pun makin memburuk. Siti kini lebih banyak makan bubur dengan disuapi, dan harus diingatkan ketika jam makan tiba.
"Kalau tidak katanya dia bisa tidak makan," tuturnya. (NURMULIA REKSO PURNOMO).