Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ramadhan: Sejauh Ini Anas Patuh pada SBY

Partai Demokrat membantah bila terjadi konflik antara Anas Urbaningrum dengan Susilo Bambang Yudhyono.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrat membantah bila terjadi konflik antara Anas Urbaningrum dengan Susilo Bambang Yudhyono. Hal itu terkait pernyataan sekretaris Dewan Pembina Demokrat Jero Wacik yang meminta SBY turun tangan untuk meningkatkan elektabilitas partai.

"Tidak pas diadukan antara Mas Anas dengan Pak SBY, karena Mas Anas sejauh ini patuh," kata Wasekjen Demokrat Ramadhan Pohan ketika ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/2/2013).

Ramadhan mengatakan saat ini situasi Demokrat sedang krusial sehingga dibutuhkan langkah cerdas meskipun tidak mudah. Mengenai pernyataan Dewan Pembina, Ramadhan mengatakan DPP Demokrat menghargai hal tersebut.

Namun, ia mengingatkan bahwa tujuan dewan pembina bukanlah untuk melengserkan Ketua Umum Anas Urbaningrum. "Tujuan wanbin bukan melengserkan Anas, tapi menyelamatkan partai dari situasi yang buruk,  jalan menuju sana banyak, biarkan dibahas memang segera, menyeluruh," kata Wakil Ketua Komisi I itu.

Ramadhan mengatakan persoalan Demokrat tidak menyangkut sejumlah orang saja. Namun persoalan partai.

Ia pun menyinggung mengenai persoalan Anas Urbaningrum. Ia mengatakan Anas hingga kini belum bersalah atas kasus apapun.

Rekomendasi Untuk Anda

"Menyangkut Anas Urbaningrum belum bersalah, tidak terpidana dan tidak tersangka AD/ART, kalau tersangka barulah kita proses," ujarnya.

Ia pun mengaku prihatin atas kasus yang menimpa Anas Urbaningrum. Pasalnya, Ketua Umum tersebut seperti terombang-ambing oleh KPK.

"KPK harus independen, tegas dan obyektif, dua tahun ini tidak ada kejelasan," tuturnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas