Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

HKTI Minta KPK Ungkap Dugaan Korupsi Impor Bawang

Fadli menegaskan, yang membuat melambungnya harga bawang di pasar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekjen Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Fadli Zon meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri adanya perburuan rente,indikasi korupsi dalam impor bawang putih.

Hal ini, Fadli menegaskan, yang membuat melambungnya harga bawang di pasar.

"Perburuan rente ini dampaknya merugikan rakyat. Perlu ada enforcement dari KPK untuk menelusuri," ujar Fadli Zon dalam dialog Polemik bertajuk 'Bawang, antara Cerita dan Derita' yang digelar di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2013).

Menurut Fadli Zon, adanya dugaan kesengajaan terkait keluarnya Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian.

"Seharusnya Januari kan selesai, tapi Maret ini baru selesai. Kenapa terlambat? Ini tanda tanya karena ini menyangkut siapa yang mendapat alokasi," kata Politisi Gerindra ini.

Soal keterlambatan RIPH pun diakui oleh Ketua Komisi IV DPR RI, M Romahurmuziy. Dikatakan, Rekomendasi Impor Produk Hortikultura ( RPIH) yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan merupakan pangkal masalah kelangkaan bawang putih menyebabkan harga naik di pasar.

"Sebelum Juni 2012 saat belum RPIH, yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan tidak ada krisis harga produk hortikultura," kata Romi, sapaan akrab politisi PPP ini, ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Sabtu (16/3/2013).

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas