Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fahd Sering Hubungi Zulkarnaen untuk Menekan Kemenag

Ketua Umum Gema MKGR Fahd A Rafiq, sering menghubungi Zulkarnaen Djabar (ZD).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Gema MKGR Fahd A Rafiq, sering menghubungi Zulkarnaen Djabar (ZD).

Itu dilakukan untuk memaksa pihak Kemenag mengurus pemenangan lelang proyek pengadaan Alquran 2011-2012, dan laboratorium komputer MTs tahun anggaran 2011.

Bahkan, dalam rekaman-rekaman sadapan yang diputarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (25/4/2013), terungkap bahwa Fahd sering memanfaatkan Dendy Prasetya, anak Zulkarnaen untuk menghubungi ayahnya, demi menekan pihak Kemenag.

"Ketum (Fahd) orangnya enggak sabaran. Dia maunya proyek ini didapat cepat. Saya sering disuruh telepon ayah saya (ZD) untuk desak itu," kata Dendy saat memberikan keterangan terdakwa.

Terlebih, saat-sat mendekati waktu pengumuman lelang proyek Alquran dan laboratorium MTs. Zulkarnaen Djabar semoat marah, lantaran berkali-kali diganggu Fahd untuk menekan Sesditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (mantan) Affandi Muchtar, untuk melakukan pertemuan.

Itu tertuang pada sadapan rekaman jaksa, soal komunikasi pada 26 Oktober 2011 pukul 16.52 WIB, antara Fahd dengan Zulkarnaen. Dalam rekaman, Zulkarnaen sedang rapat Badan Anggaran di DPR. Sementara, Fahd berada di depan ruangan Affandi di Kemenag.

"Halo bang, ini gimana, udah lama tunggu dia. Tadi dia (Affandi) di dalam. Dia belum juga bisa terima-terima, kita-kita ini udah lama nunggu," kata Fad dalam rekaman itu kepada Zulkarnaen.

Rekomendasi Untuk Anda

"Iya dia (Affandi) sedang berbicara dengan mitra, sabar aja dulu. Tadi saya sudah bicara sama Mr A dan Mr S." jawab Zulkarnaen sembari menjelaskan posisinya sedang rapat banggar.

"Tapi kita udah tunggu lama bang," timpal Fahd, yang langsung dijawab Zulkarnaen, "iya tunggu dulu, saya lagi rapat ini."

Saat ditegaskan jaksa, siapa yang dimaksud Mr A dan S, Zulkarnanen menjelaskan bahwa orang itu adalah Affandi dan Syamsuddin, Kepala Biro Perencanaan Setjend Kemenag.

Setelah itu, pada pukul 17.33 WIB, Fahd kembali menelepon Zulkarnaen, untuk maksud yang sama. Namun, Zulkarnaen tetap menyarankan bersabar.

Tak lama berselang, Pukul 17.37 WIB, Fahd lagi-lagi menelepon Zulkarnaen. Lantaran kesal terus digangu saat rapat, Zulkarnaen langsung memberikan teleponnya kepada rekannya di Banggar DPR bernama Said Abdullah.

"Tunggu saja, ini Pak Said mau bicara," kata ZD kepada Fahd dan langsung diteruskan Said.

"Halo kawan, sudah sabar. Gw sudah BB dua kali ke beliau (Affandi). Panglima juga sudah mulai marah. Intinya lu bikin kondusif di situ. Gak enak, sabar aja," kata Said kepada Fahd.

"Tapi dia (Affandi) malah pergi bang barusan," jawab Fahd.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas