Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Program BLSM Bagi Warga Dinilai Tidak Tepat

Kompensasi kenaikan harga BBM melalui program BLSM dinilai bukanlah solusi yang tepat bagi pemerintah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kompensasi kenaikan harga BBM melalui program BLSM dinilai bukanlah solusi yang tepat bagi pemerintah. Diketahui pemerintah membuat program BLSM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat) untuk mengantisipasi dampak kenaikan BBM di masyarakat.

"BLSM cuma jadi obat sementara tapi tidak mengobati," kata Wasekjen PPP Syaifullah Tamliha saat dihubungi wartawan, Minggu (23/6/2013).

Syaifullah mengatakan pemberian bantuan dana tersebut membuat kesan warga Indonesia sebagai tukang minta-minta. "Kalau di Australia  mereka yang mengganggur mendaapat uang," kata anggota Komisi I DPR itu.

Syaifullah mengaku lebih setuju bila BLSM dialokasikan untuk membantu pengusaha kecil menengah yang lebih produktif,  untuk pengembangan dunia usaha, sehingga masyarakat juga belajar mandiri.

"Solusinya cipatakan usaha yang lebih produktif untuk pengusaha kecil menengah, kasih pinjaman dengan  bunga 1 persen,   tanpa agunan," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas