Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengacara Akui Emir Moeis Terima Uang 300.000 Dollar Amerika

Yanuar P Wisesa, Pengacara Emir Moeis mengakui kliennya menerima uang sebesar 300.000 dollar Amerika yang diduga terkait proyek

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yanuar P Wisesa, Pengacara Emir Moeis mengakui kliennya menerima uang sebesar 300.000 dollar Amerika yang diduga terkait proyek pembangunan PLTU Tarahan, Lampung.

Namun, Yanuar mengatakan Emir menerimanya dari seorang bernama Pirooz Sharafi, bukan dari perusahaan rekanan proyek PLTU, PT Alstom.

"Jadi itu dari Pirooz bukan dari PT Alstom," kata Yanuar usai mendampingi Emir di KPK, Kamis (11/7/2013). 

Yanuar menjelaskan, Pirooz merupakan teman Emir semasa kuliah di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Namun, memang dikauinya saat itu Pirooz tengah mengenalkan Emir ke pihak PT Alstom.

Pirooz, lanjut Yanuar, mengatakan bila perusahaan milik Amerika itu memiliki peralatan yang murah untuk membangun PLTU Tarahan di Lampung.

"Mereka mempresentasikan bahwa Alstom dengan produk yg murah membiayai produk ini ke PLN. Produk tarahan. Membangun kemudian produk PLTU tarahan lebih murah. Menurut Alstom begitu," kata Yanuar.

Tetapi, Yanuar menduga Pirooz telah menjual Emir ke Alstom untuk mendapatkan proyek itu. Apalagi, Emir saat itu menjabat Ketua Komisi XI DPR RI.

Rekomendasi Untuk Anda

"Menurut Emir, Emir yakin Pirooz jualan namanya. Ini lho saya kenal dengan anggota parlemen Indonesia," kata Yanuar menirukan kliennya.

Yanuar menambahkan, Emir saat ke Paris bertemu dengan Pirooz. Darisana, Pirooz lalu mengundang pihak dari Alstom untuk bertemu dengan politisi PDIP tersebut. Namun tidak dijelaskan oleh Yanuar apakah yang dibicarakan dari pertemuan di Paris itu.

"Begini, Emir ke paris kemudian Pirooz kebetulan di situ. Di situ diundanglah (Alstom)," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas