Bhikku Arya Maitri: Jangan Membenci Mereka
Kepala Vihara Ekayana Arama, Jakarta Barat, Arya Maitri mengimbau kepada umat Buddha untuk tidak membenci para pelaku peledakan di wihara tersebut
Editor: Gusti Sawabi
Tribunnews.com, Jakarta - Kepala Vihara Ekayana Arama, Jakarta Barat, Arya Maitri mengimbau kepada umat Buddha untuk tidak membenci para pelaku peledakan di wihara tersebut, Minggu (4/8/2013) malam. Ia meminta umat Buddha tetap tenang menyikapi hal tersebut.
"Kami imbau kepada umat Buddha, khususnya yang ada di biara ini (Vihara Ekayana), agar tetap tenang dan tetap beribadah. Kita jangan benci kepada mereka. Semoga Tuhan bisa membukakan hati mereka," ujar Arya kepada wartawan, Senin (5/8/2013).
Arya juga berpesan kepada umat Buddha untuk menerima kejadian itu dengan ikhlas dan memercayakan sepenuhnya kepada polisi. Ia sangat mengapresiasi sikap serius polisi dalam menangani kasus tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada polisi, tim Detasemen Khusus 88 Antiteror, dan Gegana atas respons cepat terhadap kejadian itu.
Polisi telah memeriksa lima orang saksi terkait ledakan di Vihara Ekayana di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tersebut. Kadiv Humas Polri Irjen Ronny Franky Sompie mengatakan, dua dari lima saksi yang diperiksa adalah warga yang berada di sekitar lokasi vihara. Tiga orang saksi lainnya adalah korban ledakan.
Pada Minggu malam, dua paket bahan peledak diletakkan di sekitar area Vihara Ekayana Arama. Satu paket berhasil meledak, sementara satu paket gagal meledak dan hanya mengeluarkan asap.
Sebanyak tiga orang mengalami luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Peristiwa ledakan ini terjadi tak lama setelah kebaktian malam berakhir. Polri hingga kini masih mengusut motif dan pelaku aksi teror ini.