Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Kepala BIN: Polisi Harus Optimalkan Patroli Kota

Salah satu caranya adalah dengan menyiapkan pengamanan bagi rekan-rekan mereka

zoom-in Kepala BIN: Polisi Harus Optimalkan Patroli Kota
Warta Kota/Alex Suban
Petugas Laboratorium Forensik dan Inafis Mabes Polri memeriksa lokasi penembakan terhadap dua anggota Polsek Pondok Aren di Jalan Graha Raya Bintaro, Pondok Aren, Tangerang, Banten, Sabtu (17/8/2013). Aipda Kus Hendratma tewas ditembak dua pelaku sementara Bripka Ahmad Maulana, tewas ditembak saat berusaha mengejar pelaku. (Warta Kota/alex suban) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman meminta pihak kepolisian meningkatkan kewaspadaan ketika bertugas di lapangan. Salah satu caranya adalah dengan menyiapkan pengamanan bagi rekan-rekan mereka yang tengah bertugas di lapangan. Pengamanan itu bisa dari satuan Brimob dan satuan lainnya.

Hal itu dikatakan Marciano menanggapi maraknya penembakan terhadap aparat kepolisian belakangan ini.

"Yang harus segera disikapi adalah peningkatan kewaspadaan aparat keamanan. Tidak bisa terus begini jatuh korban hampir tiap hari. Artinya aparat keamanan yang melakukan tugas juga perlu dibackup satuan pengamanan lain," tutur Marciano di Istana Merdeka, Sabtu (17/8/2013).

Marciano bilang, pengamanan kepada aparat kepolisian yang bertugas mendesak dilakukan mengingat agar mereka bisa bertugas maksimal di lapangan. Dengan demikian, aparat polisi bisa mengamankan masyarakat dan mereka sendiri juga tidak takut akan keamanan pribadi.

Selain itu, Marciano mengatakan polisi perlu mengoptimalkan patroli kota. Kemudian bersinergi dengan masyarakat luas untuk mendukung sweeping senjata. Sebab, tidak benar senjata api dimiliki oleh pihak-pihak yang tidak bisa mempertangunggjawabkannya.

Jadi pihak kepolisian harus melakukan sweeping kepemiliki senjata api di masyarakat luas supaya tidak meningkatkan ancaman bagi masyarakat dan aparat.

Selama ini, kata Marciano, BIN telah berulang kali memberi tahu ancaman keamanan itu kepada pihak kepolisian. Namun masih ada kelemahan dan itu harus diperbaiki agar hal yang sama tidak terjadi lagi.(Noverius Laoli)

Berita Rekomendasi
Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas