Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini 10 Alasan Marwah Daud Ikut Konvensi Capres Demokrat

Marwah Daud Ibrahim dicalonkan oleh anggota Tim Konvensi Partai Demokrat. Pencalonan bukan atas inisiatif sendiri

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco

Marwah Daud Ibrahim seorang Indonesianis sekaligus pelopor kembalinya kejayaan Nusantara sehingga ditahbiskan sebagai tokoh oleh raja-raja Nusantara, diperjalankan ke petilasan raja-raja, sekaligus diperjalankan ke pesarean wali-wali Allah, di seluruh Nusantara.

9. Marwah Daud Ibrahim menentang maraknya investasi asing yang menggerogoti sendi-sendi ekonomi nasional tetapi sekaligus tidak memusuhi asing, namun menjadikan asing sebagai mitra strategis dengan saham rakyat sebagai faktor penentu investasi, dan kepentingan nasional sebagai landasan berpijak. Marwah Daud Ibrahim menginginkan Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi dan berkarakter dalam budaya.

Marwah Daud Ibrahim percaya kebangkitan bangsa ditentukan oleh bangsa itu sendiri. Untuk itulah, ia melakukan upaya transformasi dan revolusi mindset melalui pemberdayaan manusia-manusia Indonesia dengan mengubah pola pikir mereka, dalam setiap pelatihan mengelola hidup dan merencanakan masa depan. Masa depan bangsa ditentukan oleh manusianya, bukan asetnya, bukan pula kekayaannya.

Gerakan kultural kerakyatan dilakukan melalui upaya terus menerus menggali keunggulan masyarakat lokal. Suatu saat, Marwah Daud Ibrahim menginginkan bahwa seluruh kota/kabupaten di Indonesia sama terangnya dengan Ibu Kota Jakarta, sama majunya, sama hebatnya, dan sama-sama sejahtera.

Pembangunan Indonesia harus selalu terbagi dalam tiga zona, Barat, Tengah, dan Timur, secara berimbang. Bila perlu, Indonesia menempatkan tiga wakil presiden untuk mengawasi pembangunan di zona Barat Indonesia, zona Tengah Indonesia, dan zona Timur Indonesia.

Melalui Ketua Masyarakat Singkong Indonesia, Marwah Daud Ibrahim ingin menunjukkan bahwa dari singkong untuk kemajuan bangsa Indonesia. Tak ada yang mustahil jika kita mampu merencanakan dengan baik.

10. Marwah Daud Ibrahim telah membuat apa yang disebut sebagai MARWAH PLAN. Inilah sejatinya navigasi Indonesia sebagai bangsa yang besar dan maju sejajar dengan bangsa-bangsa maju lainnya dan dipandang sebagai navigasi kepemimpinan Indonesia di Asia bahkan di dunia.

Rekomendasi Untuk Anda

Pandangan ini dikemukakan oleh Sekretaris Jenderal Partai Republik Heru B. Arifin.

"Konvensi ini merupakan titik tolak untuk mensosialisasikan pandangan-pandangan dan  visi-misi MDI tentang Indonesia sebagai pemimpin masa depan dunia," tegas Heru.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas