Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penyebutan Teroris Persulit Pengungkapan Penembakan Polisi

Walau begitu, Reza, mengatakan bukan berarti dirinya membenarkan penembakan terhadap polisi

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Menurutnya penembakan polisi adalah efek kampanye polisi melawan terorisme.

Dasarnya, kata Reza, sekalipun polisi (anggaplah) sukses menyikat orang-orang yang disebut teroris, namun polisi tidak sukses merebut simpati publik.

"Merebut simpati publik yang penting. Agar informasi keberadaan pelaku dari masyarakat, didapat polisi," katanya.

Ia berandai-andai, jika penembakan polisi tersebut memang modus baru teroris, menurutnya itu dalam tanda kutip menjadi lebih baik ketimbang bom.

"Dengan bom, yang jadi korban bisa siapa saja. Tapi dengan penembakan, target operasi teror berarti lebih spesifik yakni polisi. Kita-kita ini, bisa dibilang, tak lagi menjadi incaran teroris," katanya.

Walau begitu, Reza, mengatakan bukan berarti dirinya membenarkan penembakan terhadap polisi.

"Polisi juga orang Indonesia, punya keluarga seperti kita. Saya bersimpati pada para korban dan keluarga mereka," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas