Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Istri Aipda Anumerta Maulana Ingat Kebiasaan Suami Pulang Dinihari

meninggalkan banyak kesan yang pastinya tidak bisa lagi diulang

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepergian Aipda (Anumerta) Ahmad Maulana yang tewas ditembak orang tak dikenal di Pondok Aren beberapa waktu lalu menyisakan banyak kenangan bagi sang istri, Rofiah.

Kebiasaan sang suami ketika di rumah baik sebagai suami maupun ayah meninggalkan banyak kesan yang pastinya tidak bisa lagi diulang dan hanya bisa diingat dalam kenangan.

Bagi Rofiah, Maulana ayah dari tiga anaknya yakni Ahmad Aura Nurfadilah (13) yang masih duduk di bangku SMP kelas 2, Ahmad Zaki Fahrudin (7), kelas 6 SD dan bayi berusia 2 bulan bernama M Farhan Nur Ammar merupakan sosok yang bertanggung jawab.

"Bapak itu sosok suami yang bertanggung jawab terhadap keluarga dan anak-anaknya. Dia orang yang baik," ucap Rofiah, Jumat(13/9/2013).

Sambil menggendong putri kecilnya yang berumur 2 bulan, Rofiah menuturkan terkadang saat siang hari, ia merasa suaminya seperti masih ada dan sedang kerja.

Diutarakan perempuan berjilbab tersebut, sang suami merupakan tim buser yang memang kerap berhadapan dengan para penjahat. Dengan kepergian sang suami, ia pun merasa sangat terpukul namun dirinya bangga karena sang suami gugur saat bertugas.

"Suami saya itu tim buser. Dia biasa pulang dini hari sekitar pukul 03.00 wib. Terkadang saat siang hari saya merasa bapak masih pergi kerja," terangnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Setiap kali pulang dini hari,Aipda (Anumerta) Ahmad Maulana selalu membawa kunci rumah sendiri sehingga tidak ingin mengganggu anak dan istrinya yang terlelap tidur.

Hingga kini, diutarakan Rofiah dirinya masih teringat setiap kali sang suami pulang dinas pukul 03.00 WIB dini hari. Dan ia selalu terbangun karena disaat bersamaan dirinya menunaikan salat subuh.

"Tiap subuh pasti denger bapak buka pintu, lalu masukin motor. Sekarang sudah enggak ada lagi, semuanya tinggal kenangan," katanya.

Kemudian saat ditanya mengenai harapannya, Rofiah menjawab ia berharap agar pelaku penembakan terhadap suaminya segera terungkap, pelakunya tertangkap dan segera diproses hukum.

Dan Rofiah juga meminta pihak kepolisian tidak melupakan jasa almarhum suaminya selama bertugas dan mengabdi sebagai anggota kepolisian.

"Saya harap jasa-jasa suami saya tidak dilupakan. Saya hanya seorang istri yang hanya bisa berdoa semoga kepolisian dimudahkan untuk segera meringkus pelaku," imbuh Rofiah.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas