Besok 21 Jenazah Para Imigran Timur Tengah Diidentifikasi
Usai dievakuasi dari perairan Cianjur, jenazah 21 imigran ilegal asal Timur Tengah yang tenggelam akan menjalani identifikasi
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hasiolan Eko P Gultom

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usai dievakuasi dari perairan Cianjur, Jawa Barat, jenazah sebanyak 21 imigran ilegal asal Timur Tengah yang tenggelam akan menjalani identifikasi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Senin (30/9/2013) besok.
Dari data yang masuk ke RS Polri, jenazah usia dewasa berjumlah 14 orang. Dengan jenis kelamin laki laki empat orang dan perempuan 10 orang. Sedangkan jenazah anak anak berjumlah tujuh orang, dua perempuan dan lima laki laki.
"Fokus pemeriksaan pada pengambilan sampel DNA. Dari sini nanti akan diketahui identitas para jenazah," menurut seorang anggota tim Disaster Victim Investigation (DVI) di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (29/9/2013).
Dirinya menuturkan, proses identifikasi imigran ilegal tersebut akan sulit. Hal tersebut lantaran tak ditemukan identitas pada tubuh korban.
"Untuk besok mungkin identifikasi sidik jari dan ciri fisik. Sambil ngambil sampel DNA aja dulu," ujarnya.
Diberitakan, kapal yang mengakut lebih dari 40 orang imigran gelap tenggelam di perairan Pantai Cikole, Sinarlaut, Kecamatan Agrabinta, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (28/9/2013) kemarin. Polisi masih mencari korban tewas lainnya. Jenazah mereka ditemukan di pesisir pantai. Sebanyak 22 orang ditemukan meninggal dunia, 25 selamat dan 32 lainnya luka-luka. Mereka merupakan imigran asal Suriah, Jordania, Afrika, dan Yaman.